PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Di tengah hamparan sawah hijau yang membentang di antara Gunung Karang dan Gunung Pulosari, berdiri sebuah tempat makan yang menjadi perbincangan para penikmat kuliner: Pucuk Pare Cafe–Resto.
Resto ini terletak di Desa Kupahandap, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, dan kini dikenal sebagai salah satu hidden gem kuliner Banten yang menawarkan pemandangan menenangkan dan pengalaman bersantap yang berbeda.
Duduk di Pucuk Pare membuat pengunjung seolah menyatu dengan alam. Udara sejuk pedesaan, panorama sawah, dan siluet gunung di kejauhan menciptakan suasana yang sulit ditemukan di tempat lain.
Perpaduan Cita Rasa Tradisional dan Modern
Pucuk Pare menyajikan perpaduan kuliner Sunda autentik dengan sentuhan modern, menghadirkan pengalaman kuliner yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menenangkan pikiran.
Owner Pucuk Pare Cafe–Resto, Ade Firdaus, menuturkan bahwa ide membangun resto ini berawal dari hasil pengamatannya terhadap potensi Pandeglang.
“Saya kira ini tempat yang menarik. Dari dulu saya sudah banyak meneliti Pandeglang, lalu melihat peluang untuk membuat tempat seperti ini,” ujar Ade saat ditemui di lokasi, Kamis 23 Oktober 2025.
Menurutnya, Pucuk Pare merupakan perpaduan antara konsep tradisional dan modern.
“Saya suka makanan di Pandeglang. Alamnya indah, makanannya enak. Tapi ada beberapa hal yang menurut saya bisa diperbaiki, terutama dari segi penyajian,” katanya.
Transformasi Kuliner Lokal
Untuk meningkatkan kualitas, Ade menggandeng sejumlah chef berpengalaman yang sebelumnya telah lama berkecimpung di dunia kuliner.
“Kami ingin ada transformasi pengetahuan dan keterampilan di sini. Supaya teman-teman di Pandeglang bisa mengembangkan resto yang bagus dan berdaya saing,” ujarnya.
Selain menjadi tempat kuliner, Pucuk Pare juga diharapkan menjadi pemicu berkembangnya ekosistem wisata Banten, khususnya di Pandeglang.
“Kami ingin resto ini jadi pemicu untuk mendorong pariwisata. Harapannya, makin banyak resto dan tempat wisata baru yang tumbuh di Banten agar makin banyak orang datang ke sini,” katanya.
Dorong UMKM dan Ekowisata
Ade berharap keberadaan Pucuk Pare dapat memberdayakan masyarakat sekitar.
“Kami dorong agar masyarakat bisa terlibat, mulai dari petani hingga pelaku UMKM. Jadi ketika orang datang ke Pandeglang, mereka bisa menikmati kuliner, arung jeram, atau wisata alam lainnya,” jelasnya.
Dengan konsep ramah lingkungan dan berbasis lokal, Pucuk Pare kini menjadi destinasi kuliner yang tidak hanya menawarkan makanan lezat, tapi juga menyatu dengan keindahan dan kearifan lokal Pandeglang.
Reporter: Purnama Irawan











