SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Berikut ini berita koran Radar Banten yang terbit pada Kamis 30 Oktober 2025. Beritanya mengulas sejumlah informasi menarik seputar Banten.
Untuk headline koran Radar Banten terkait Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) yang akan melakukan pemangkasan anggaran besar-besaran pada tahun 2026. Kebijakan tersebut menjadi konsekuensi dari pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Banten sebesar Rp510 miliar.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi itu akan menyentuh hampir seluruh pos belanja daerah, mulai dari belanja pegawai, bantuan sosial (bansos), hibah, belanja makan-minum, infrastruktur, hingga belanja nonprioritas lainnya.
“Tahun depan betul-betul tahun yang tidak mudah. APBD Tangsel dikurangi Rp510 miliar. Jadi di sini waktunya kita efisien, kreatif, dan efektif. Termasuk, mohon maaf, bantuan-bantuan hibah uang bagi kelompok masyarakat se-Tangsel jauh saya kurangi. Supaya seimbang antara pendapatan dan pengeluaran,” ujar Benyamin, Selasa (28/10).
Selanjutnya, berita terkait jalur pendakian wisata menuju puncak Gunung Pulosari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, yang ditutup sementara sampai akhir tahun 2026. Penutupan dilakukan khusus untuk jalur pendakian menuju Puncak Gunung Pulosari.
Penutupan jalur pendakian dilakukan atas kesepakatan bersama antara pelaku pariwisata bersama warga serta disaksikan unsur Forkopimcam Pulosari. Latar belakang dari penutupan ini diawali dari aksi massa pada 15 Oktober 2025 oleh kelompok Forum Barisan Bela Masyarakat (GF BBM) yang menuntut agar dilakukan penutupan pendakian menuju puncak Gunung Pulosari.
Aksi puluhan massa itu mewakili Desa Pandat, Desa Cikoneng (Kecamatan Mandalawangi), dan Desa Cilentung (Kecamatan Pulosari). Berdasarkan informasi yang beredar, penolakan itu berawal dari isu yang berkembang di masyarakat bahwa puncak Gunung Pulosari kerap dijadikan tempat mesum oleh oknum pendaki. Namun, terkait isu tersebut belum ada bukti kejadian karena baru sebatas rumor. Padahal saat ini, pendakian ke Gunung Pulosari sedang ramai-ramainya. Setiap pekan, kurang lebih 300–400 orang melakukan pendakian.
Kemudian, ada juga berita terkait aktivitas warga di sepanjang ruas Jalan Serpong–Parung yang sejak lama bergantung pada jalur yang melintasi kawasan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Serpong, Tangerang Selatan. Jalan tersebut menjadi nadi mobilitas harian untuk bekerja, berdagang, hingga mengakses layanan pendidikan. Karena itu, rencana penutupan jalan oleh BRIN memicu perhatian serius dari wakil rakyat di Banten.
Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PKS, Budi Prajogo, meminta akses tersebut tetap dibuka untuk masyarakat umum. Ia menilai, penutupan jalan akan menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang besar bagi warga Tangerang Selatan dan Bogor.
“Jalan Serpong–Parung ini bukan sekadar jalan biasa, tetapi akses utama masyarakat. Jika ditutup, akan banyak pihak terdampak. Karena itu kami meminta agar jalan tetap bisa digunakan seperti saat ini,” ujarnya, Rabu (29/10).
Nah, itulah rangkuman berita di koran Radar Banten. Selain berita tersebut, masih ada berita lain yang menarik. Untuk lebih lengkapnya, Anda dapat berlangganan koran Radar Banten atau berlangganan koran digital. Selain itu, Anda juga dapat membaca berita seputar Banten di radarbanten.co.id.
Reporter: Fahmi











