LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Realisasi capaian nilai investasi di Lebak hingga September 2025 mencapai 923 miliar lebih atau 368 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp 258 miliar.
Capaian ratusan miliar nilai investasi tersebut terbesar berasal dari transportasi, gudang dan telekomunikasi menjadi sektor yang mencatatkan realisasi investasi di Kabupaten Lebak mencapai sebesar Rp 253 miliar.
Selanjutnya sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp 133 miliar, ketiga perdagangan dan reparasi Rp 87 miliar, perikanan Rp 68 miliar dan ke lima industri lainnya Rp 61 miliar.
“Dalam beberapa tahun terakhir ini lima sektor itu yang mencatatkan realisasi terbesar di Lebak. Transportasi, gudang dan telekomunikasi menjadi sektor yang mencatatkan realisasi investasi di Kabupaten Lebak mencapai sebesar Rp 253 miliar,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lebak Yadi Basari Gunawan, Kamis 6 November 2025.
Menurutnya, investasi yang tercatat berdasarkan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) yang sudah di release oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM telah terlampawi.
“Januri-September 2025 ini, terdapat 2.094 proyek di 297 perusahaan yang berinvetasi dengan jumlah tenaga kerja sebanyam 4. 550 pekerja. Dan progresya dari per tiwulan terus meningkat (TW I Rp 272 miliar, TW. lI Rp 273 miliar dan TW Rp 377 miliar),” katanya.
Dia menambahkan, target realisasi investasi pada Tahun 2025 dalam rencana kerja DPMPSTP Kabupaten Lebak sebesar Rp258,2 miliar, dimana terealisasi hingga triwukan tiga mencapai 923,1 miliar atau 358 persen
“Sedangkan target yang dibebankan oleh DPMPTSP Provinsi Banten Tahun 2025 untuk Kabupaten Lebak sebesar Rp 169 miliar,” ujarnya.
Editor Daru Pamungkas










