PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena masih banyak ruas jalan rusak.
“Tentu kami mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang yang memang belum tersentuh pembangunan infrastruktur jalan,” kata Iing Andri Supriadi, Minggu 9 November 2025.
Meski begitu, Iing menegaskan Pemkab Pandeglang terus berupaya maksimal berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan pemerintah pusat untuk memperbaiki jalan.
“Supaya bagaimana harapan masyarakat kaitan infrastruktur bisa direalisasikan,” ujarnya.
Menurut Iing, sejumlah ruas jalan telah dibangun berkat kerja sama Pemkab Pandeglang dengan Pemprov Banten melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
“Hampir 25 ruas jalan di Kabupaten Pandeglang sudah dibangun. Dari kementerian pun kami mendapatkan alokasi anggaran Rp28 miliar untuk wilayah Cikeusik dan Tanjungan Sukawaris,” jelasnya.
Ia menegaskan, pembangunan jalan di Pandeglang masih terus berjalan secara bertahap.
“Artinya tahun ini bukan tidak ada pembangunan, tapi pembangunan terus bertahap dan akan berlanjut. Kepada masyarakat yang belum tersentuh pembangunan, insyaallah kami akan berupaya semaksimal mungkin mewujudkan harapan tersebut,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya diberitakan soal warga Kampung Cikaret, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak parah. Bahkan kini kejadian serupa terjadi di Kecamatan Cibaliung.
Baru-baru ini, seorang warga Kampung Cisuda, Desa Sukajadi, Kecamatan Cibaliung, bernama Jahim, harus ditandu sejauh dua kilometer menuju klinik karena jalan menuju fasilitas kesehatan rusak parah dan berlumpur.
Aksi warga itu menggambarkan betapa sulitnya akses transportasi di beberapa daerah Pandeglang akibat jalan yang tak kunjung diperbaiki.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki infrastruktur agar peristiwa serupa tak terulang.
Editor: Bayu Mulyana











