LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota DPR RI Komisi X, Adde Rosi Khoerunnisa, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja lebih profesional dalam menyalurkan bantuan Makan Bergizi Gratis (MBG). Desakan tersebut disampaikan setelah penyaluran MBG sempat terhenti pada Jumat, 14 November 2025.
Adde menegaskan bahwa kejelasan alur pendanaan menjadi aspek penting dalam menjalankan program berskala nasional seperti MBG. Ia meminta BGN memastikan tidak ada gangguan teknis yang berdampak pada layanan gizi bagi anak sekolah.
Menurutnya, BGN memiliki tanggung jawab besar karena program MBG menyasar langsung peserta didik.
“Pasti sangat berdampak karena ini adalah program nasional. MBG ini adalah program yang luar biasa bagus sekali, program nasional yang harus kita dukung bersama,” tuturnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, saat berada di Gedung Koperasi Tekad Waras, Senin 17 November 2025.
Adde menjelaskan, program MBG melibatkan banyak pihak, mulai dari SPPG, tenaga penyedia, hingga sekolah penerima manfaat. Dengan besaran anggaran yang dikelola, BGN dituntut memastikan tata kelola berjalan rapi tanpa hambatan.
“Jadi kalau misalnya ada SPPG yang bermasalah karena pembayaran yang belum selesai, ya saya mohon untuk Badan Gizi Nasional segera diselesaikan,” tuturnya.
“Karena ini berdampak terhadap keberlangsungan anak-anak untuk mendapatkan MBG di sekolah-sekolah,” tegasnya.











