PANDEGLANG – Warga Desa Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Muamar, mengaku telah menghitung jumlah lubang di sepanjang Jalan Saketi-Menes. Hasilnya, ada 95 lubang yang menghiasi jalan nasional tersebut.
Warga Desa Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Muamar mengatakan, Jalan Saketi-Menes sudah mengalami kerusakan.
“Bahkan kemarin ada yang sampai kecelakaan, karena hujan, jalan berlubang tak terlihat. Jadi sepeda motor ngagebrus kena lubang dan orangnya alami luka sobek,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID di Pandeglang, Rabu, 19 November 2025.
Lebih lanjut, Muamar mengatakan, saking banyaknya titik jalan rusak ia sampai menghitung lubang pada jalan nasional itu dari rumahnya sampai ke tempat kerja.
“Awal ngitung itu dari Sodong (Saketi) sampai Cimanying (Menes), awalnya ada 62 lubang. Terus pas musim hujan bertambah menjadi 95 lubang,” katanya.
Muamar berharap, perbaikan dapat dilakukan secepatnya.
“Apalagi pas musim hujan, jalan lubang tertutup air. Sehingga perlu segera melakukan perbaikan,” katanya.
Muamar juga meminta kepada pihak pelaksana pemeliharaan jalan nasional, ketika pelaksanaan perbaikan jalan berlubang jangan menggunakan tanda berupa garis polisi atau beton kecil.
“Sudah menggali terus meninggalkannya. Tapi langsung perbaiki karena banyak pengendara melakukan perjalanan malam hari mengalami kecelakaan akibat masuk jalan berlubang,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











