SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota Fraksi Golkar DPRD Banten, Desy Yusandi, menegaskan pentingnya penguatan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, pelaku UMKM di Banten, terutama di Kota Tangerang, kini dituntut mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga di ruang digital yang semakin kompetitif.
Desy mengatakan, perubahan pola konsumsi masyarakat yang kini serba online membuat UMKM harus beradaptasi dengan cepat.
“UMKM sekarang harus bisa bersaing secara online. Caranya, produk-produk UMKM perlu dipasarkan lebih luas melalui platform digital. Ini penting di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah,” ujarnya.
Meski banyak pelaku UMKM menghadapi kesulitan permodalan, Desy menilai, pemerintah telah membuka berbagai akses bantuan dan pembiayaan yang bisa dimanfaatkan.
Ia mengajak UMKM tetap bersyukur dan memaksimalkan fasilitas yang tersedia sebagai langkah bertahan dan tumbuh.
Dalam kesempatan itu, anggota Komisi IV DPRD Banten ini juga menyoroti fenomena semakin banyaknya mal yang mengalami penurunan okupansi, bahkan tutup.
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi alarm bahwa ekonomi kreatif harus diberdayakan lebih serius.
“Sekarang banyak mall yang mati. Harapannya ada pemberdayaan hasil karya anak daerah yang bisa menggerakkan ekonomi. Ekonomi kreatif ini perlu dipacu, jangan hanya menunggu pasar datang,” katanya.
Sebagai anggota legislatif, Desy menegaskan bahwa dirinya selalu mendorong program-program yang menjadi prioritas pemerintah provinsi, termasuk peningkatan kualitas SDM juga adanya pemerataan anggaran di delapan kabupaten/kota di Banten.
Desy menambahkan, pemerataan pembangunan sangat penting untuk memastikan kemajuan ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi merata diseluruh wilayah Banten.
Editor: Agus Priwandono











