SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Satu unit rumah milik salah seorang warga asal Desa Blokang, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang mengalami rusak berat akibat pergerakan tanah.
Peristiwa tersebut diakibatkan karena intensitas hujan yang sangat tinggi sehingga mengakibatkan tanah amblas. Selain itu, tidak adanya Tembok Penahan Tanah (TPT) juga menjadi salah satu faktor longsor di wilayah tersebut.
Anggota Pusdalops pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Jhoni Ewangga mengatakan, kejadian tanah longsor di desa blokang dipicu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
“Kejadian terjadi di Kampung Serdang RT/RW 11/02 Desa Blokang akibat hujan intensitas tinggi dan tidak adanya TPT,” katanya, Minggu 23 November 2025.
Ia mengungkapkan, akibat peristiwa tersebut, rumah milik lansia berusia 86 tahun mengalami rusak berat dibagian dapur.
“Kerugian ditaksir kurang lebih mencapai Rp20 juta. Selain itu, longsor juga membuat ganah amblas di sekitar rumah yakni lebar 10 meter, panjang 15 meter dan ketinggian kurang lebih 7 meter,” ujarnya.
Ia mengungkapkan,kendati kondisi belakang rumah rawan mengalami longor susulan, pemilik rumah saat ini masih memilih bertahan di rumahnya.
“Puing-puing tanah lonsor belum dibereskan, pemilik rumah juga merasa khawatir karena kondisi longsoran dekat dengan rumah,” pungkasnya.
Editor Daru Pamungkas











