• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Umum

Akademisi UNMA: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Penggerak Ekonomi, Bukan Sekadar Papan Nama

Nurandi by Nurandi
Selasa, 14 Juli 2026 08:25
in Umum
Akademisi UNMA: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Penggerak Ekonomi, Bukan Sekadar Papan Nama

Dosen dan Pengamat Sosial Politik Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, Eko Supriatno.

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa.

Namun, keberhasilan program tersebut tidak cukup diukur dari banyaknya koperasi yang terbentuk, melainkan harus dibuktikan melalui kemampuan koperasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

RelatedPosts

Penadahan modul tower

Pengadilan Negeri Serang Vonis Lisa 3 Bulan 15 Hari Kasus Modul BTS

Rabu, 23 September 2026 09:03
anak tercebur sumur Lebak

Tim SAR Evakuasi Anak Tercebur Sumur di Cibadak Lebak, Korban Meninggal

Rabu, 23 September 2026 06:53
Nama Bagus Khoirunnas Diabadikan Sebagai Nama Ruang Rapat Oleh Antara

Nama Bagus Khoirunnas Diabadikan Sebagai Nama Ruang Rapat Oleh Antara

Senin, 21 September 2026 21:19
Disdukcapil Kabupaten Serang

Program Aku Desa Digital Disdukcapil Kabupaten Serang Terus Diperluas

Senin, 21 September 2026 18:42

Akademisi sekaligus Dosen dan Pengamat Sosial Politik Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten, Eko Supriatno, mengatakan, pertanyaan mendasar yang perlu dijawab adalah apakah Koperasi Merah Putih benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi rakyat atau hanya sebatas menambah jumlah koperasi secara administratif.

Menurutnya, keberadaan koperasi harus mampu melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di desa, bukan sekadar menjadi proyek yang ramai saat peresmian.

“Apakah kita sedang membangun ekonomi rakyat, atau sekadar memperbanyak papan nama koperasi? Yang dipertaruhkan adalah apakah desa benar-benar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru atau hanya menjadi tempat lahirnya proyek-proyek yang ramai saat peresmian tetapi sunyi ketika pertanggungjawaban dimulai,” ujar Eko pada Senin 13 Juli 2026.

Eko menjelaskan, konsep koperasi yang diperjuangkan oleh Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta, sejak awal bukan hanya berorientasi pada pembentukan badan hukum. Lebih dari itu, koperasi harus mampu membangun kepercayaan, memperkuat solidaritas, dan menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.

Karena itu, koperasi idealnya lahir dari kebutuhan riil warga, seperti membantu petani memperoleh harga jual yang layak, membuka akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, hingga memperkuat posisi tawar nelayan.

Ia menambahkan, sejarah perkembangan koperasi di Indonesia menunjukkan banyak koperasi tidak mampu bertahan bukan karena kekurangan modal ataupun legalitas. Persoalan terbesar justru muncul ketika koperasi kehilangan aktivitas usaha, partisipasi anggota, dan rasa memiliki dari masyarakat. “Koperasi tidak mati karena kekurangan akta pendirian, tetapi karena kehilangan alasan untuk hidup,” katanya.

Menurut Eko, tantangan Koperasi Merah Putih juga semakin besar karena pembentukannya dilakukan melalui pendekatan pemerintah. Koperasi yang lahir dari inisiatif masyarakat memang umumnya berkembang lebih lambat, tetapi memiliki fondasi yang lebih kokoh karena dibangun berdasarkan kebutuhan nyata para anggotanya.

Sebaliknya, koperasi yang dibentuk melalui program pemerintah berpotensi memiliki legalitas lebih dahulu dibanding aktivitas ekonomi yang menopangnya. Oleh sebab itu, pemerintah diminta tidak hanya mengejar target pembentukan, tetapi juga memastikan koperasi mampu bertahan setelah bantuan pemerintah berakhir. “Ukuran keberhasilan bukan berapa banyak koperasi dibentuk, tetapi berapa banyak koperasi yang tetap hidup ketika bantuan pemerintah berhenti mengalir,” tegasnya.

Lebih lanjut, Eko mengidentifikasi empat tantangan utama yang harus segera diantisipasi, yakni lemahnya model bisnis, intervensi politik di tingkat lokal, tata kelola organisasi yang belum profesional, serta minimnya regenerasi pengurus.

Ia menilai koperasi harus masuk ke sektor-sektor produktif desa, mulai dari pertanian, perikanan, distribusi pangan hingga pengolahan hasil produksi agar memiliki kegiatan ekonomi yang terus berjalan.*

Editor : Krisna Widi Aria

Tags: Eko Supriatnokoperasi merah putihUnma Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pengamat Politik, Ekonom dan Fiskal Satu Suara Dukung Sewa Kendaraan Dinas Tangsel

Next Post

Pansel Tetapkan Calon Kadis, Ini Daftar Nama Lolos Seleksi

Next Post
Pansel Tetapkan Calon Kadis, Ini Daftar Nama Lolos Seleksi

Pansel Tetapkan Calon Kadis, Ini Daftar Nama Lolos Seleksi

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Penipuan Investasi arisan

Tipu Puluhan Korban, Tersangka Arisan Fiktif Rp 2,8 Miliar Ditahan Polda Banten

Kamis, 29 Oktober 2026 09:04
Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47
Pembangunan Makodim Tangsel

Pangdam Jaya Apresiasi Pemkot Tangsel Dukung Pembangunan Makodim

Rabu, 28 Oktober 2026 14:22
Polresta Tangerang

Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri

Senin, 26 Oktober 2026 15:42
Operasi patuh maung 2026

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Jalan Dekat Puspemkab Tangerang

Senin, 26 Oktober 2026 17:47
Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Gelar Operasi di Empat Lokasi Ini

Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Gelar Operasi di Empat Lokasi Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:54

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

RSUD Banten Bantah Isu Korupsi Alat Kesehatan

RSUD Banten Bantah Isu Tersangka Korupsi Alat Kesehatan yang Beredar di TikTok

by Yusuf Permana
Kamis, 29 Oktober 2026 17:28
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – UPTD RSUD Banten di bawah naungan Dinas Kesehatan Provinsi Banten membantah informasi yang beredar di media sosial...

Imigrasi Serang

Barron Ichsan Monitoring Kantor Imigrasi Serang, Pastikan Pelayanan Masyarakat Sesuai SOP

by Fahmi
Kamis, 29 Oktober 2026 17:25
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten, Barron Ichsan, melakukan monitoring pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.