SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU membawa investor Amerika Serikat untuk pengembangan green economy berbasis circular economy.
Sekretaris Lakpesdam PBNU yang juga Ketua Bappenas PBNU, Ufi Ulfiyah, menjelaskan, Pemkot Serang menyiapkan kawasan seluas 400 hektare. Kawasan ini dinilai sangat sesuai untuk pengembangan proyek tersebut.
Rencananya, proyek itu akan diberi nama Economic Circular Zone, yakni kawasan yang mengintegrasikan produksi pupuk organik, pertanian, serta industri peternakan ayam. Bahan baku pupuk akan berasal dari berbagai jenis limbah pertanian dan peternakan yang diolah menggunakan teknologi khusus.
Ufi mengatakan proyek ini didukung oleh ahli dari Taiwan, salah satunya Mr. Levin, pakar teknologi dan green economy. Kolaborasi tersebut dinilai akan mempercepat proses alih teknologi kepada tenaga kerja lokal.
Terkait kebutuhan lahan, Ufi menegaskan bahwa seluruh 376 hektare di kawasan tersebut berpotensi dikembangkan sebagai zona ekonomi sirkular. Namun, pembahasan teknis masih harus dilakukan, termasuk skema kerja sama serta dampaknya terhadap petani lokal.
Ia memastikan seluruh tenaga kerja di kawasan itu akan diserap dari masyarakat lokal sesuai prinsip transfer knowledge.
“Mulai dari petani, operator pabrik, hingga tenaga teknis, semuanya 100 persen tenaga lokal,” ujarnya.
Editor: Mastur Huda











