PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sekitar 200 warga bersama unsur Muspika, TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait kompak membersihkan kawasan cagar budaya dan Alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, dalam kegiatan Gerakan Selasa Bersih yang digagas Forum Peduli Menes (FPM), Rabu (3/12/2025).
Ketua FPM, Rifai, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan Menes yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, masyarakat peduli lingkungan hadir, termasuk TNI dan Polri. Kami bersama-sama melakukan penataan lingkungan, bersih-bersih, dan penataan pedagang kaki lima (PKL) agar bisa menempati lokasi yang nyaman tanpa mengganggu ketertiban kawasan,” ujarnya.
Rifai menyebut, sejumlah titik seperti eks Kawedanaan Menes dan kawasan Alun-alun Menes menjadi sasaran utama dalam kegiatan pembersihan.
“Sekarang sudah terlihat lebih bersih dan rapi. PKL juga kami tata kembali supaya tampil lebih estetik dan tertib,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut terus berlanjut agar kawasan cagar budaya tetap terjaga dari aktivitas yang tidak sesuai peruntukannya.
“Ke depan, penataan dan sterilisasi kawasan kawedanaan diharapkan semakin meningkat dan difokuskan untuk kunjungan wisata budaya,” tambah Rifai.
Sementara itu, Camat Menes, Usep Sudarmana, mengapresiasi keterlibatan komunitas dan masyarakat dalam gerakan tersebut.
“Kegiatan ini berjalan dengan baik. Seluruh jajaran Muspika, kepala UPT, korluh, ikades, dan berbagai elemen masyarakat ikut terlibat. Gerakan Peduli Menes ini bertujuan meningkatkan kebersihan, keindahan, dan ketertiban di kawasan cagar budaya serta alun-alun,” jelasnya.
Usep juga menyebut dukungan datang dari anggota DPRD dan tokoh masyarakat setempat.
“Sejak pagi kami juga menata PKL agar kawasan terlihat lebih estetik,” sambungnya.
Ia berharap Gerakan Selasa Bersih dapat menjadi kegiatan rutin dan membentuk kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami berharap FPM konsisten menjaga kebersihan, keindahan, dan ketertiban. Sampah harus ditangani dengan tertib dan dijaga bersama,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aas Arbi











