SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,6 persen di akhir tahun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Nilai tersebut dianggap realistis lantaran pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Serang saat ini hanya menyentuh di angka 4,8 persen.
Hal itu terungkap pada saat Pemkab Serang menggelar rapat koordinasi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Serang yang dilaksanakan pada Kamis 11 Desember 2025 di Pemkab Serang.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Serang, Ida Nuraida mengatakan, rapat koordinasi yang dilaksanakan ialah untuk merumuskan target pertumbuhan ekonomi di Pemkab Serang.
“Pemerintah pusat menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 8 persen, itu terlalu tinggi. Target kita dibawah itu, dibawah 6 persen. Karena pemerintah provinsi targetnya 6 persen,” katanya.
Ia mengungkapkan, pihaknya menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,6 persen. Hal itu berdasarkan pertimbangan-pertimbangan dari kemampuan daerah.
“Pertimbangannya tingkat kemampuan menggunakan sumber daya ekonomi yang ada masih perlu effort yang lebih tinggi. Seperti sumber persaingan, tenaga kerja yang perlu kita ubah mindsetnya. Lalu PDRB per kapita kita juga masih harus ditingkatkan,” ungkapnya.
Ia menegaskan jika target tersebut berdasarkan pada pertimbangan berbagai aspek, termasuk dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang jadi pertimbangan utama. “Kalau kita terlalu tinggi ya takutnya enggak tercapai,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, secara makro pertumbuhan ekonomi Kabupaten Serang cukup tinggi karena ditopang oleh banyaknya industri. Namun secara mikro, perlu terus ditingkatkan dengan menggerakkan ekonomi di masyarakat.
“Daya saing SDM harus kita klopkan. Apa sih yang akan diterima di industri, tenaga yang seperti apa? Jadi tugas pemerintah hadir untuk lulusan-lulusan SMA ini punya keterampilan khusus agar bisa diterima di pasar kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengatakan, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, perlu adanya kolaborasi dari seluruh pihak, mulai dari pengusaha, pemerintah dan pelaku UMKM. “Jadi diharapkan ekosistem ekonomi Kabupaten Serang 2026 ini semakin cerah dan bahagia,” ungkapnya.
Ia mengatakan, laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Serang cenderung naik secara makro. Namun demikian, dampaknya terhadap penguatan ekonomi mikro masyarakat.
“Kita ingin pertumbuhan ekonomi ini bukan sekedar angka, tetapi berdampak juga terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani











