PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kapolsek Pulosari, IPTU Yoffi Trinova, menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan budaya pencak silat sebagai warisan leluhur bangsa Indonesia. Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional asli Indonesia yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak sekitar abad ke-7.
Sebagai bentuk pelestarian budaya, Polsek Pulosari secara rutin menggelar latihan pencak silat yang dilaksanakan di halaman Mapolsek Pulosari. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Sejak menjabat sebagai Kapolsek Pulosari pada Oktober 2025, IPTU Yoffi Trinova dikenal aktif menjaga kondusivitas wilayah serta terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Ia juga menjalin sinergi dengan tokoh-tokoh lokal dan pegiat seni bela diri sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami memiliki komitmen kuat untuk ikut melestarikan budaya pencak silat, khususnya di wilayah hukum Polsek Pulosari. Kebetulan, kami juga memiliki halaman yang cukup untuk dijadikan tempat latihan,” ujar IPTU Yoffi Trinova kepada RADARBANTEN.CO.ID melalui sambungan telepon seluler, Jumat, 26 Desember 2025.
Latihan pencak silat tersebut dilaksanakan pada malam hari, tepatnya mulai pukul 20.30 WIB. Usai latihan, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama menggunakan nasi liwet sebagai bentuk kebersamaan.
Menurut IPTU Trinova, pelatihan pencak silat ini tidak hanya bertujuan melestarikan seni bela diri khas Kecamatan Pulosari, tetapi juga membangun sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan elemen masyarakat, termasuk para praktisi budaya.
“Untuk itu kami membangun sinergi dengan semua pihak demi menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











