LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak kembali menganggarkan dana tambahan untuk melanjutkan revitalisasi Alun-alun Rangkasbitung pada tahun 2026.
Anggaran sebesar Rp1 miliar disiapkan untuk mendukung penataan lanjutan ruang publik kebanggaan warga Lebak tersebut.
Revitalisasi tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari proyek penataan sebelumnya yang rampung pada tahun 2025 dengan nilai anggaran mencapai Rp4,9 miliar.
Tambahan anggaran tersebut, Pemkab Lebak menargetkan Alun-alun Rangkasbitung semakin nyaman dan tertata.
Bupati Lebak Hasbi Jayabaya menjelaskan bahwa revitalisasi tahap kedua akan difokuskan pada penataan pedestrian serta pembangunan pusat jajan serba ada (pujasera) di sekitar kawasan alun-alun.
Ia menegaskan, penyediaan fasilitas WC umum juga menjadi bagian dari rencana penataan lanjutan yang akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak.
“Memang ini WC menjadi perhatian kami akan dikerjakan di tahun ini oleh Dinas PUPR Kabupaten Lebak dan termasuk pedestrian. Ada termasuk Pujasera,” ujarnya.
Hasbi menambahkan, Pemkab Lebak telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pelaksanaan revitalisasi tahap kedua tersebut. “Kalau anggaran saya selalu terbuka Rp1 miliar,” ucapnya.
Editor Daru











