PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tumpukan sampah yang menggunung di Kampung Terusan, Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, dikeluhkan warga.
Sampah yang didominasi limbah rumah tangga itu menimbulkan bau menyengat, mengganggu aktivitas warga, hingga diduga menjadi salah satu penyebab banjir.
Pantauan di lokasi, tumpukan sampah terlihat hampir sepanjang akses jalan menuju Kampung Terusan.
Sampah berserakan tanpa pengelolaan, bahkan sebagian menutup saluran air dan mengotori badan jalan yang kerap dilalui warga.
Salah seorang warga, Umi (49), mengatakan tumpukan sampah tersebut sudah ada sejak sekitar satu tahun terakhir.
Kondisi itu, kata dia, semakin parah saat musim hujan tiba.
“Sudah hampir satu tahun. Kalau hujan sering banjir, airnya ke mana-mana. Baunya juga menyengat, sudah busuk,” kata Umi, Jumat 16 Januari 2026.
Umi menduga sampah tersebut bukan berasal dari warga setempat, melainkan kiriman dari luar wilayah.
Ia menyebut, sebagian besar sampah diduga berasal dari aktivitas pasar di kawasan Panimbang.
“Bukan dari warga sini. Katanya dari pasar Panimbang, dibuang ke sini,” katanya.
Terkait lokasi pembuangan, Umi menduga lahan tersebut sengaja dijadikan tempat pembuangan sampah karena mendapat izin dari pemilik tanah.
Namun, hingga kini tidak pernah ada komunikasi antara pemilik lahan dengan warga sekitar.
“Kayaknya diizinkan sama yang punya tanah. Tapi pemiliknya enggak pernah ngobrol sama warga. Kita juga enggak tahu orang mana,” ucapnya.
Akibat tumpukan sampah tersebut, warga mengaku terdampak dari sisi lingkungan dan kesehatan.
Aliran air terganggu hingga memicu banjir, sementara bau menyengat membuat aktivitas warga tidak nyaman.
“Air jadi keganggu, terus kalau lewat sini baunya enggak tahan. Warga jelas terganggu,” ujarnya.
Warga berharap ada perhatian dan tindakan dari pihak terkait untuk menertibkan lokasi pembuangan sampah tersebut agar tidak terus menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











