SERANG, RADARBANTEN.CO.ID– Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mengingatkan perusahaan tambang agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Jangan sampai mereka hanya eksploitasi, tapi yang dirugikan masyarakat. Akhirnya mereka tidak good mining, tidak menutup galian lagi,” ujar Dimyati.
Ia menilai, praktik pertambangan yang tidak sesuai aturan menjadi penyebab utama terjadinya longsor dan kerusakan lingkungan di sejumlah wilayah.
“Makanya banyak terjadi longsor. Air kotor, udara kotor, tanah rusak, bau beracun. Ini yang harus kita minimalkan,” tegasnya.
Ia menegaskan, pihaknya akan menindak setiap pelaku usaha yang tidak mengindahkan aturan dan menimbulkan kerusakan lingkungan yang tentunya merugikan masyarakat Provinsi Banten.
“Jangan sampai terjadi kerusakan, deforestasi, baru kita menyesal seperti kejadian di Sumatera,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah cepat perlu diambil agar kerusakan lingkungan bisa dicegah sejak dini dan tidak menjadi beban generasi mendatang.
Editor: Agus Priwandono











