SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Perikanan (Diskan) berencana menambah dan mengganti indukan ikan di Balai Benih Ikan (BBI) Baros yang produktivitasnya menurun akibat usia. Upaya ini bertujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas bibit ikan untuk mendukung para pembudidaya di wilayah Kabupaten Serang.
Kepala Diskan Kabupaten Serang, M. Ishak Abdul Rauf, mengatakan pihaknya ingin kembali membangkitkan BBI Baros sebagai identitas perikanan di Kabupaten Serang. Saat ini, indukan ikan yang dimiliki BBI Baros tergolong sedikit dan sudah berusia tua, antara 3 hingga 5 tahun. Kondisi ini berdampak pada berkurangnya kualitas dan kuantitas bibit ikan yang dihasilkan.
“Selama ini modal ikan kita sedikit dan sudah tua, berkisar 3 sampai 5 tahun. Sehingga produktivitas ikan menurun,” ujar Ishak, Senin, 26 Januari 2026.
Ishak menjelaskan, idealnya satu indukan hanya bisa menetaskan ikan maksimal 12 kali. Namun, sebagian indukan di BBI Baros telah melewati batas tersebut. Untuk itu, pihaknya sebelumnya melakukan peninjauan ke BBI Sukabumi untuk mempelajari pengelolaan indukan dan sekaligus mencari calon bibit ikan yang berkualitas.
Saat ini, BBI Baros memiliki sejumlah indukan ikan, antara lain ikan nila 600 ekor, ikan mas 120 ekor, dan ikan bawal 54 ekor. Nantinya, BBI Baros akan memperbarui indukan untuk empat komoditas unggulan, yakni ikan nila, mas, bawal, dan gurame, dengan target memproduksi benih ikan sebanyak-banyaknya.
Ishak menambahkan, calon indukan berkualitas akan didatangkan pada tahun ini sehingga pada 2027 sudah bisa mulai memproduksi benih ikan. “Dari calon induk, diperlukan 4–8 bulan untuk mulai bertelur. Sementara itu, kita akan memaksimalkan indukan lama hingga indukan baru siap produksi,” jelasnya.
Menurut Ishak, penambahan indukan ikan juga diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Serang melalui retribusi. Selain itu, pembudidaya lokal akan mendapatkan benih bersertifikat dan berkualitas.
“Yang paling penting, pembudidaya di Kabupaten Serang nantinya memiliki benih ikan berkualitas dan bersertifikat,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











