TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Banten menggelar sosialisasi manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Provinsi Banten.
Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten, Eko Yuyulianda, serta dihadiri Kepala KPPG Jakarta Banten Dr. Ida Wahyuni. Sebanyak 500 SPPG dari berbagai daerah di Banten mengikuti kegiatan ini.
Dalam sosialisasi tersebut, Eko Yuyulianda memaparkan berbagai program BPJS Ketenagakerjaan yang dapat dimanfaatkan oleh para pekerja SPPG, di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), serta Jaminan Pensiun (JP).
Eko mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kesepahaman antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka sinergi pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional.
“Kami melakukan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 500 SPPG yang ada di wilayah Banten,” ujar Eko, Selasa 10 Februari 2026.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut kemudian ditindaklanjuti di daerah melalui kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan Banten dengan KPPG Jakarta Banten, guna memastikan seluruh SPPG memahami dan mendapatkan manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan Badan Gizi Nasional. Di Banten, kami berkolaborasi dengan KPPG Jakarta Banten untuk memberikan pemahaman kepada seluruh SPPG mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Eko menegaskan bahwa keberadaan BPJS Ketenagakerjaan bertujuan memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja SPPG, khususnya terkait risiko kecelakaan kerja dan kematian.
“Para SPPG memiliki risiko kerja yang cukup tinggi. Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh SPPG di Banten dapat terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga mereka dapat bekerja dengan aman dan tenang,” tutup Eko.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











