• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kesehatan

Terjadi Cedera Tulang, Penanganan Medis Cepat dan Tepat Menjadi Kunci Mencegah Komplikasi Jangka Panjang

Agung S Pambudi by Agung S Pambudi
Rabu, 11 Februari 2026 23:33
in Kesehatan
Penanganan Medis Cepat dan Tepat Menjadi Kunci Mencegah Komplikasi Jangka Panjang

foto ilustrasi cedera sendi

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Meningkatnya aktivitas industri di Serang dan Cilegon turut berbanding lurus dengan risiko kecelakaan kerja. Cedera tulang, sendi, hingga trauma berat dapat terjadi kapan saja, sehingga penanganan medis cepat dan tepat menjadi kunci mencegah komplikasi jangka panjang.

Cedera akibat kecelakaan kerja umumnya menyerang sistem gerak tubuh. Beberapa kasus yang sering terjadi di lingkungan industri antara lain patah tulang akibat tertimpa benda berat, dislokasi sendi karena posisi tubuh yang salah saat bekerja, cedera ligamen dan tendon karena gerakan mendadak, cedera tulang belakang akibat jatuh dari ketinggian, hingga cedera jaringan lunak seperti memar dan robekan otot.

RelatedPosts

peta jalan kesehatan tradisional Banten

Kemenkes Susun Peta Jalan Kesehatan Tradisional di Banten, Bidik Integrasi Nasional

Jumat, 18 September 2026 16:18
Penderita TBC Banten

33.495 Penderita TBC Ditemukan di Banten, 17 Ribu Kasus Masih Diburu

Senin, 14 September 2026 11:23
Minum Vitamin D Setiap Hari, Ini Manfaatnya bagi Tubuh

Minum Vitamin D Setiap Hari, Ini Manfaatnya bagi Tubuh

Minggu, 13 September 2026 09:36
Tanggap Erupsi Gunung Anak Krakatau, PMI Banten Distribusikan Lebih dari 100 Ribu Masker

Tanggap Erupsi Gunung Anak Krakatau, PMI Banten Distribusikan Lebih dari 100 Ribu Masker

Senin, 7 September 2026 15:26

Gejala seperti nyeri hebat, pembengkakan, perubahan bentuk tulang atau sendi, sulit menggerakkan anggota tubuh, hingga mati rasa tidak boleh dianggap sepele. Pemeriksaan medis sedini mungkin menjadi langkah penting untuk mencegah dampak yang lebih berat.

“Banyak kasus cedera kerja terlihat ringan di awal, namun jika tidak diperiksa dengan tepat, dapat berkembang menjadi gangguan fungsi gerak jangka panjang. Karena itu, evaluasi medis sejak dini sangat penting,” ujar dr. Gustman Lumanda Sitanggang, Sp.OT, Dokter Spesialis Bedah Tulang Bethsaida Hospital Serang.

Dalam kasus cedera tulang dan sendi, terdapat masa krusial atau golden period pada beberapa jam pertama setelah kejadian. Penanganan cepat pada periode ini dapat mencegah berbagai komplikasi, seperti tulang menyambung tidak sempurna, kerusakan sendi berlanjut, infeksi pada luka terbuka, nyeri kronis, hingga gangguan mobilitas permanen.

Sebaliknya, penanganan yang tertunda berisiko memperpanjang masa pemulihan dan menurunkan peluang pasien untuk kembali bekerja secara normal.

Menjawab kebutuhan tersebut, Bethsaida Hospital Serang menghadirkan Trauma & Orthopedic Center sebagai pusat layanan penanganan cedera kerja dan kecelakaan secara komprehensif. Layanan ini didukung IGD dan ambulans 24 jam, fasilitas radiologi seperti X-ray, CT Scan, dan MRI, tindakan ortopedi untuk patah tulang dan cedera sendi, prosedur minimally invasive seperti arthroscopy, hingga operasi rekonstruksi tulang dan sendi.

Tak hanya berhenti pada tindakan medis, proses pemulihan dilanjutkan dengan rehabilitasi medik dan fisioterapi terintegrasi. Tahap ini menjadi penentu agar pasien dapat kembali memiliki kekuatan, fleksibilitas, dan fungsi gerak yang optimal.

Melalui kolaborasi dengan Bethsaida Hospital Gading Serpong, pasien juga mendapatkan program fisioterapi terarah, terapi nyeri pasca operasi, latihan penguatan otot, serta program return to work bertahap dengan pemantauan berkala.

“Kolaborasi layanan orthopedi dan rehabilitasi medik antar unit memastikan pasien tidak hanya sembuh dari cedera, tetapi juga kembali memiliki fungsi gerak yang optimal dan aman untuk beraktivitas kembali dalam satu ekosistem layanan terintegrasi,” jelas Direktur Bethsaida Hospital Serang, dr. Tirtamulya Juandi.

Gejala seperti nyeri hebat, pembengkakan, perubahan bentuk tulang atau sendi, sulit menggerakkan anggota tubuh, hingga mati rasa tidak boleh dianggap sepele. Pemeriksaan medis sedini mungkin menjadi langkah penting untuk mencegah dampak yang lebih berat.

“Banyak kasus cedera kerja terlihat ringan di awal, namun jika tidak diperiksa dengan tepat, dapat berkembang menjadi gangguan fungsi gerak jangka panjang. Karena itu, evaluasi medis sejak dini sangat penting,” ujar dr. Gustman Lumanda Sitanggang, Sp.OT, Dokter Spesialis Bedah Tulang Bethsaida Hospital Serang.

Dalam kasus cedera tulang dan sendi, terdapat masa krusial atau golden period pada beberapa jam pertama setelah kejadian. Penanganan cepat pada periode ini dapat mencegah berbagai komplikasi, seperti tulang menyambung tidak sempurna, kerusakan sendi berlanjut, infeksi pada luka terbuka, nyeri kronis, hingga gangguan mobilitas permanen.

Sebaliknya, penanganan yang tertunda berisiko memperpanjang masa pemulihan dan menurunkan peluang pasien untuk kembali bekerja secara normal.

Menjawab kebutuhan tersebut, Bethsaida Hospital Serang menghadirkan Trauma & Orthopedic Center sebagai pusat layanan penanganan cedera kerja dan kecelakaan secara komprehensif. Layanan ini didukung IGD dan ambulans 24 jam, fasilitas radiologi seperti X-ray, CT Scan, dan MRI, tindakan ortopedi untuk patah tulang dan cedera sendi, prosedur minimally invasive seperti arthroscopy, hingga operasi rekonstruksi tulang dan sendi.

Tak hanya berhenti pada tindakan medis, proses pemulihan dilanjutkan dengan rehabilitasi medik dan fisioterapi terintegrasi. Tahap ini menjadi penentu agar pasien dapat kembali memiliki kekuatan, fleksibilitas, dan fungsi gerak yang optimal.

Melalui kolaborasi dengan Bethsaida Hospital Gading Serpong, pasien juga mendapatkan program fisioterapi terarah, terapi nyeri pasca operasi, latihan penguatan otot, serta program return to work bertahap dengan pemantauan berkala.

“Kolaborasi layanan orthopedi dan rehabilitasi medik antar unit memastikan pasien tidak hanya sembuh dari cedera, tetapi juga kembali memiliki fungsi gerak yang optimal dan aman untuk beraktivitas kembali dalam satu ekosistem layanan terintegrasi,” jelas Direktur Bethsaida Hospital Serang, dr. Tirtamulya Juandi.

Gejala seperti nyeri hebat, pembengkakan, perubahan bentuk tulang atau sendi, sulit menggerakkan anggota tubuh, hingga mati rasa tidak boleh dianggap sepele. Pemeriksaan medis sedini mungkin menjadi langkah penting untuk mencegah dampak yang lebih berat.

“Banyak kasus cedera kerja terlihat ringan di awal, namun jika tidak diperiksa dengan tepat, dapat berkembang menjadi gangguan fungsi gerak jangka panjang. Karena itu, evaluasi medis sejak dini sangat penting,” ujar dr. Gustman Lumanda Sitanggang, Sp.OT, Dokter Spesialis Bedah Tulang Bethsaida Hospital Serang.

Dalam kasus cedera tulang dan sendi, terdapat masa krusial atau golden period pada beberapa jam pertama setelah kejadian. Penanganan cepat pada periode ini dapat mencegah berbagai komplikasi, seperti tulang menyambung tidak sempurna, kerusakan sendi berlanjut, infeksi pada luka terbuka, nyeri kronis, hingga gangguan mobilitas permanen.

Sebaliknya, penanganan yang tertunda berisiko memperpanjang masa pemulihan dan menurunkan peluang pasien untuk kembali bekerja secara normal.

Menjawab kebutuhan tersebut, Bethsaida Hospital Serang menghadirkan Trauma & Orthopedic Center sebagai pusat layanan penanganan cedera kerja dan kecelakaan secara komprehensif. Layanan ini didukung IGD dan ambulans 24 jam, fasilitas radiologi seperti X-ray, CT Scan, dan MRI, tindakan ortopedi untuk patah tulang dan cedera sendi, prosedur minimally invasive seperti arthroscopy, hingga operasi rekonstruksi tulang dan sendi.

Tak hanya berhenti pada tindakan medis, proses pemulihan dilanjutkan dengan rehabilitasi medik dan fisioterapi terintegrasi. Tahap ini menjadi penentu agar pasien dapat kembali memiliki kekuatan, fleksibilitas, dan fungsi gerak yang optimal.

Melalui kolaborasi dengan Bethsaida Hospital Gading Serpong, pasien juga mendapatkan program fisioterapi terarah, terapi nyeri pasca operasi, latihan penguatan otot, serta program return to work bertahap dengan pemantauan berkala.

“Kolaborasi layanan orthopedi dan rehabilitasi medik antar unit memastikan pasien tidak hanya sembuh dari cedera, tetapi juga kembali memiliki fungsi gerak yang optimal dan aman untuk beraktivitas kembali dalam satu ekosistem layanan terintegrasi,” jelas Direktur Bethsaida Hospital Serang, dr. Tirtamulya Juandi.

Tags: cedera tulangKecelakaan Kerja
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sekda Banten : RSUD Banten Masuk Zona Integritas, Bukti Banten jadi Lebih Baik

Next Post

Perkuat Smart City, Diskominfo Kota Tangerang Genjot Penguasaan Big Data

Next Post
Diskominfo Kota Tangerang Genjot Penguasaan Big Data

Perkuat Smart City, Diskominfo Kota Tangerang Genjot Penguasaan Big Data

FIFGroup Serang

Rugikan FIF Cilegon Rp120,5 Juta, Mantan Karyawan Divonis 2 Tahun Penjara

Jumat, 18 September 2026 07:17
Pasar Rangkasbitung

Sepi Pembeli, Ratusan Kios dan Los Pasar Rangkasbitung Tutup

Jumat, 18 September 2026 08:09
Agil Zulfikar DPC Gerindra Lebak

Prabowo Tunjuk Muhamad Agil Zulfikar Nahkodai DPC Gerindra Lebak

Jumat, 18 September 2026 14:33
Proyek Alun-alun Serang

Waktu Pengerjaan Mepet, DPRD Kota Serang Temukan Kendala Proyek Alun-alun Rp48,5 Miliar

Rabu, 16 September 2026 11:02
Polda Banten

356 Bintara Lulusan Diktukba Diberi Arahan, Kapolda Banten Tekankan Disiplin dan Integritas

Jumat, 18 September 2026 09:46
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

pembentukan relawan bencana Kabupaten Serang

Pemkab Serang Percepat Pembentukan Relawan Bencana hingga Level Desa

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 18 September 2026 17:57
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mendorong percepatan pembentukan relawan kebencanaan hingga level desa. Keberadaan relawan dinilai dapat mengoptimalkan...

pelatihan kerja Kabupaten Serang

Punya Skill Menjahit, 32 Warga Kabupaten Serang Dipersiapkan Masuk Dunia Kerja

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 18 September 2026 16:51
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 32 warga Kabupaten Serang mengikuti pelatihan menjahit garmen atau menjahit pakaian secara massal dengan standar pabrik....

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.