LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Unit Donor Darah (UDD) PMI Lebak memperkirakan pekan terakhir bulan suci Ramadan akan mengalami krisis darah. UDD PMI Lebak akan mengalami krisis sekitar 299 kantong darah. Karenanya, UDD PMI Lebak akan mengoptimalkan jemput bola dengan menggelar donor darah di sejumlah tempat mulai dari gereja, mal hingga perguruan tinggi.
“Kebutuhan Ramadan sampai H+10 Idul Fitri (40 hari) sebanyak 1.960 kantong darah. Saldo pra Ramadan diprediksi 1.261. Kemudian prediksi donor selama Ramadan 300 kantong dan kegiatan Mobil Unit 100 kantong. Sehingga, kita akan mengalami krisis sekitar 299 kantong di minggu terakhir Ramadan dan pasca Idul Fitri,” ujar Kepala UDD PMI Lebak Firman Rahmatullah, Rabu 18 Februari 2026.
Untuk memenuhi kebutuhan stok darah tersebut, UDD PMI Lebak mengajak masyarakat untuk melakukan donor darah secara sukarela terlebih lagi bagi pihak keluarga pasien yang membutuhkan darah terlebih pada bulan Ramadan.
“Kami telah mengeluarkan imbauan kepada para puskesmas agar keluarga pasien menyediakan donor pengganti. Dengan cara seperti ini maka stok darah di Lebak tetap stabil dan kebutuhan pelayanan darah tetap terlayani,” ucapnya.
Ia menambahkan, lebih aman kalau dari pihak keluarga yang melakukan donor. “Saat ini donor pengganti berasal dari keluarga pasien karena mengetahui aktivitasnya,” ujarnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











