RADARBANTEN.CO.ID – Futsal tidak hanya digemari anak muda, tetapi juga pekerja kantoran, komunitas, hingga instansi yang rutin mengadakan pertandingan.
Hal tersebut membuat usaha lapangan futsal ini menjadi salah satu peluang usaha yang relevan dan memiliki pasar luas sepanjang tahun.
Apalagi, tarif sewa per jam yang relatif tinggi membuat bisnis ini berpotensi menghasilkan pendapatan stabil setiap hari.
Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut rincian estimasi modal hingga proyeksi keuntungannya.
Modal Usaha Lapangan Futsal
Secara umum, kebutuhan modal terbagi menjadi tiga komponen utama, yaitu lantai lapangan, perlengkapan permainan, dan pembangunan gedung.
Penting diketahui bahwa rincian berikut hanya berupa estimasi sebagai gambaran awal. Berikut ini rincian estimasinya:
- Biaya Lantai dan Permukaan Lapangan
Permukaan lapangan merupakan komponen utama sekaligus yang paling menyerap anggaran.
Kualitas lantai akan sangat memengaruhi kenyamanan bermain, keamanan pemain, hingga daya tahan lapangan dalam jangka panjang.
Beberapa pilihan yang umum digunakan antara lain:
Lapangan Futsal Jenis Interlock
Interlock (25 × 15 meter): Rp75.000.000
Gawang: Rp5.000.000
Jaring keliling: Rp22.000.000
Biaya pemasangan: Rp4.000.000
Total estimasi: Rp106.000.000
Lapangan Futsal Jenis Sintetis
Rumput sintetis: Rp95.000.000
Gawang: Rp5.000.000
Jaring keliling: Rp22.000.000
Biaya pemasangan: Rp6.000.000
Total estimasi: Rp128.000.000
Lapangan Futsal Jenis Vinyl
Lantai vinyl: Rp150.000.000
Biaya pemasangan: Rp5.000.000
Total estimasi: Rp155.000.000
- Biaya Bangunan atau Gedung
Jika kamu memilih konsep indoor, kamu perlu menyiapkan anggaran tambahan untuk konstruksi bangunan, rangka atap, pencahayaan, serta ventilasi.
Indoor (±560 m²): Sekitar Rp270.000.000 – Rp324.000.000
Outdoor: Sekitar Rp162.000.000 (tergantung luas dan struktur sederhana)
- Biaya Tambahan Lainnya
Selain komponen utama di atas, ada biaya lain yang sering terlupakan, seperti:
Lampu LED atau lampu sorot: Rp7.000.000 – Rp10.000.000
Kamar mandi dan ruang ganti: Rp15.000.000 – Rp20.000.000
Bangku penonton: Rp10.000.000 – Rp15.000.000
Area parkir: Rp10.000.000 – Rp20.000.000
Meja, kursi, dan komputer kasir: Rp3.000.000 – Rp5.0000.0000
Perizinan usaha: Rp2.000.000 – Rp5.000.000
Dari perhitungan di atas, dapat disimpulkan bahwa usaha lapangan futsal membutuhkan modal awal sekitar Rp300.000.000 – Rp550.000.0000, tergantung konsep indoor atau outdoor, jenis permukaan lapangan, serta kelengkapan fasilitas.
Meskipun terlihat besar, modal ini sebanding dengan potensi pendapatan harian yang stabil dan peluang balik modal dalam waktu kurang dari satu tahun jika tingkat sewa tinggi.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi penghasilannya, berikut simulasi sederhana perhitungan pendapatan jika lapangan disewakan secara optimal setiap hari.
Sebagai contoh, jika lapangan beroperasi dengan rincian berikut:
Pagi–siang: 7 jam × Rp100.000 = Rp700.000
Siang–malam: 8 jam × Rp120.000 = Rp960.000
Total per hari: Rp1.660.000
Total per bulan (30 hari): Rp49.800.000
Ditambah usaha pendukung seperti kantin Rp300.000/hari:
= Rp9.000.000/bulan
Total pendapatan: Rp58.800.000
Setelah dikurangi biaya operasional sekitar Rp6.250.000, keuntungan bersih bisa mencapai Rp52.550.000 per bulan. Dengan estimasi modal Rp476 juta, modal berpotensi kembali dalam waktu kurang lebih 9 bulan.
Angka tersebut menunjukkan bahwa bisnis ini memiliki prospek keuntungan yang cukup menarik.
Editor: Abdul Rozak











