TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pada hakikatnya, manusia adalah makhluk sosial sehingga kebutuhan akan koneksi yang bermakna sangat melekat di dalam diri setiap orang.
Relasi sendiri ibarat mata uang yang berharga. Sebab, kemampuan untuk terhubung dengan orang lain di lingkungan sosial maupun profesional bisa menentukan kualitas hidup.
Lebih dari sekadar obrolan basa-basi, hubungan yang sehat menciptakan kepercayaan dan berfungsi sebagai katalisator pertumbuhan, sistem pendukung, hingga sumber inspirasi.
Membangun relasi yang solid dengan orang lain bisa dikatakan sebagai keterampilan vital. Oleh karena itu, penting sekali untuk mempelajarinya.
Dilansir dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut beberapa cara membangun relasi yang solid dengan orang lain.
Cara Membangun Relasi dengan Orang Lain
Orang-orang dengan value tinggi memiliki jaringan luas, berwawasan, dan dapat membawa pengaruh positif pada lingkungan sekitarnya.
Cara membangun relasi bisnis maupun di kehidupan sosial dengan mereka tidak bisa sembarangan. Kamu perlu merencanakan strategi yang efektif, seperti berikut ini.
1. Tentukan Tujuan
Langkah awal yang perlu dilakukan, yaitu menentukan tujuan. Ini adalah kunci penting agar proses menjalin koneksi lebih terarah dan selaras dengan ambisi maupun nilai dirimu.
Agar tergambar lebih jelas, cobalah membuat daftar tujuan yang hendak dicapai, misalnya:
- Membuka peluang baru untuk karier hingga mitra bisnis.
- Belajar skill baru.
- Menemukan mentor untuk mendapatkan dukungan profesional.
- Berkolaborasi atau membangun kerja sama dalam usaha/proyek.
- Bertukar pengetahuan untuk menambah wawasan, dan lain-lain.
2. Menjadi Diri Sendiri
Saat mulai berkenalan dengan orang lain, jadilah diri sendiri dan bersikaplah jujur. Ini sangat penting untuk membangun fondasi kepercayaan dan menciptakan hubungan yang sehat.
Sebab, memungkinkan kamu bertemu seseorang yang bisa menerima segala kekurangan maupun kelebihan sehingga beban mental akibat kepura-puraan pun berkurang.
Hal yang dapat dilakukan, yaitu membangun interpersonal skill dan mengembangkan kemampuan komunikasi agar lebih nyaman ketika berinteraksi.
3. Terapkan Active Listening
Active listening (mendengarkan aktif) dapat menjadi salah satu cara memperlancar relasi dengan orang lain, termasuk partner usaha.
Pasalnya, teknik ini melibatkan fokus, empati, dan perhatian penuh untuk mendengarkan, memahami, memberikan tanggapan, serta mengingat apa yang dikatakan lawan bicara.
Dengan demikian, membantu kamu membangun pemahaman dan kepercayaan yang lebih dalam terhadap lawan bicara. Jadi, bukan sekadar mendengarkan saja.
4. Konsisten Berkomunikasi
Jika ingin membangun koneksi bermakna, lakukan komunikasi secara konsisten. Ini menjadi bagian penting untuk membentuk rasa percaya dan mempererat ikatan emosional.
Usahakan komunikasi tersebut berjalan dua arah dan teratur untuk memastikan pemahaman yang lebih baik sehingga tidak ada miskomunikasi.
Dalam konteks profesional, langkah ini bagus untuk memelihara networking. Jadi, relasi tetap terjaga secara aktif sekaligus produktif.
5. Tunjukkan Empati
Dalam membangun relasi dengan orang lain, kamu harus paham bahwa setiap individu memiliki cara pandang, kepribadian, serta latar belakang yang berbeda.
Maka dari itu, penting sekali menunjukkan empati serta saling menghargai perbedaan untuk menciptakan hubungan yang harmonis, penuh kepercayaan, dan komunikasi efektif.
Misalnya, dengan berusaha memahami perspektif orang lain, tidak menghakimi hanya berdasarkan asumsi pribadi, dan mengulurkan bantuan ketika sedang kesulitan.
6. Saling Apresiasi
Apresiasi termasuk investasi emosional. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk memberikan pujian atas kinerja, kontribusi, atau usaha lain yang dilakukan.
Walaupun terdengar sederhana, tetapi apresiasi yang tulus sangat bermakna. Hal itu bisa meningkatkan rasa percaya diri dan menciptakan lingkungan yang saling menghargai.*
Editor : Krisna Widi Aria











