PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mengimbau masyarakat tetap menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh selama menjalankan ibadah Ramadan 1447 Hijriyah.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Pandeglang, Encep Hermawan mengatakan, perubahan pola makan dan waktu istirahat selama puasa harus diimbangi dengan penerapan pola hidup sehat agar daya tahan tubuh tetap optimal.
“Menjalankan ibadah puasa, masyarakat tetap harus menerapkan pola hidup sehat,” kata Encep Hermawan, Selasa 24 Februari 2026.
Menurutnya, berpuasa bukan alasan untuk menghentikan aktivitas fisik. Olahraga ringan tetap perlu dilakukan agar tubuh tetap bugar.
“Bukan berarti karena Ramadan kita tidak melakukan aktivitas fisik. Minimal 30 menit sehari supaya badan tetap bugar,” ujarnya.
Encep menjelaskan, menjaga kesehatan selama berpuasa dapat dimulai dari pemilihan asupan makanan yang tepat saat sahur dan berbuka. Ia menyarankan masyarakat mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks agar energi bertahan lebih lama dan tubuh tidak cepat lemas.
Beberapa contoh makanan yang dianjurkan antara lain biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah, dan beras cokelat. Selain itu, sayuran seperti ubi jalar, kentang, brokoli, dan bayam, serta kacang-kacangan seperti kacang merah dan buncis juga baik dikonsumsi selama puasa.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan saat berbuka puasa.
Menurutnya, kebiasaan ‘balas dendam’ dengan makan dalam porsi besar justru dapat mengganggu kesehatan, terutama di awal Ramadan saat tubuh masih beradaptasi dengan pola makan dan waktu istirahat yang baru.
“Berbuka dianjurkan minum yang manis secukupnya, lalu makan dengan porsi normal, tidak berlebihan. Apalagi di awal puasa, tubuh masih menyesuaikan,” jelasnya.
Selain itu, sahur juga dianjurkan agar tubuh memiliki cadangan energi untuk beraktivitas di siang hari, terutama bagi masyarakat yang bekerja. Ia menambahkan, kebutuhan vitamin umumnya dapat tercukupi jika menu makanan mengandung karbohidrat, protein, serta vitamin dari sayur dan buah.
“Kalau makannya cukup sesuai porsi dan kandungannya lengkap, sebetulnya sudah cukup. Suplemen bisa dikonsumsi bila memang dibutuhkan,” katanya.
Tak kalah penting, masyarakat juga diminta menjaga kecukupan cairan tubuh. Warga dianjurkan memenuhi kebutuhan cairan minimal 2–3 liter air per hari yang dapat dibagi saat sahur, berbuka puasa, dan sebelum tidur.
Dengan menerapkan pola hidup sehat, Encep berharap masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lancar tanpa mengganggu kondisi kesehatan.
Editor: Bayu Mulyana











