KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Realisasi investasi di Kota Tangerang sepanjang 2025 menunjukkan capaian sangat positif. Dari target sebesar Rp15,11 triliun, realisasi investasi berhasil menembus Rp22,54 triliun atau setara 149 persen.
Kepala DPMPTSP Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, menjelaskan realisasi investasi per triwulan pada 2025 meliputi Triwulan I sebesar Rp4,43 triliun, Triwulan II Rp8,21 triliun, Triwulan III Rp5,47 triliun, dan Triwulan IV Rp4,47 triliun.
“Secara keseluruhan, realisasi investasi tahun 2025 melampaui target yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan bahwa iklim investasi di Kota Tangerang tetap kondusif dan diminati dunia usaha,” ujar Sugihharto di kantornya, Selasa (24/2).
Ia menjelaskan, pada Triwulan IV 2025, capaian investasi sebesar Rp4,47 triliun terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp2,96 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp1,5 triliun.
Secara year on year, investasi juga mengalami pertumbuhan signifikan. Pada Triwulan IV 2024 realisasi tercatat Rp2,94 triliun, sementara pada periode yang sama 2025 meningkat menjadi Rp4,47 triliun atau naik sekitar 51–52 persen.
Sugihharto menambahkan, Pemkot Tangerang menetapkan target investasi tahun berikutnya sebesar Rp15,15 triliun. Pada triwulan pertama, realisasi biasanya berada di kisaran Rp4–5 triliun.
“Dengan pola capaian di triwulan pertama yang biasanya sudah menyentuh Rp4 sampai Rp5 triliun, kami optimistis tahun 2026 juga bisa melampaui target yang telah ditetapkan,” katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya terus melakukan sinkronisasi dan komunikasi intensif dengan para investor. Pertengahan Maret hingga akhir Maret atau April menjadi momentum penting karena banyak investor mulai menyampaikan laporan realisasi investasinya.
DPMPTSP Kota Tangerang juga rutin menggelar forum group discussion (FGD), sosialisasi, hingga coaching clinic untuk membantu pelaku usaha dalam proses pelaporan dan perizinan. Langkah tersebut dilakukan guna mengatasi kendala administrasi maupun teknis yang sempat terjadi pada tahun sebelumnya.
“Kami lakukan coaching clinic agar angka realisasi bisa masuk tepat waktu dan sesuai ketentuan. Tantangan pasti ada, baik terkait percepatan layanan maupun kebutuhan nonfiskal lainnya. Karena itu, kami sering mengadakan dialog langsung dengan investor untuk mendengar kebutuhan mereka,” jelasnya.
Selain itu, sejumlah perusahaan besar juga tengah melakukan ekspansi usaha, termasuk peningkatan kapasitas produksi dan penambahan mesin. Kondisi ini diyakini akan kembali mendongkrak nilai investasi di Kota Tangerang.
Dengan kolaborasi yang terus diperkuat serta dukungan kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong hubungan bilateral dan kerja sama investasi, Pemkot Tangerang optimistis tren positif investasi akan terus berlanjut dan bahkan melampaui target pada 2026.
Reporter: Syaiful Adha Editor: Aas Arbi











