KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri kegiatan Amaliyah Ramadan 1447 H yang diselenggarakan Masjid Jami Al-Ukhuwah Pelem Semi, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Minggu, 15 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Intan mengapresiasi pelaksanaan Amaliyah Ramadan yang digelar Masjid Jami Al-Ukhuwah Pelem Semi.
Hal tersebut, kata Intan, merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam membantu sesama yang membutuhkan.
“Kegiatan Amaliyah Ramadan berupa pembagian sembako ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam membantu saudara-saudara yang membutuhkan,” ujar Intan.
Menurutnya, bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah yang mengajarkan umat untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperkuat rasa empati dan solidaritas sosial.
Kegiatan tersebut juga mengingatkan bahwa keberkahan Ramadan tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga harus dibagikan kepada sesama yang membutuhkan pertolongan.
“Dengan saling membantu dan berbagi, kita tidak hanya meringankan beban saudara-saudara kita, namun juga memperkuat rasa kebersamaan,” katanya.
Ia berharap kegiatan Amaliyah Ramadan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang dan menginspirasi pihak lain untuk menggelar kegiatan serupa.
“Semoga semangat berbagi, kepedulian, dan kebersamaan yang kita bangun pada hari ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menebarkan kebaikan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Jami Al-Ukhuwah, Rahmat, melaporkan bahwa ada sekitar 3.441 paket yang siap dibagikan kepada masyarakat di sekitar masjid yang membutuhkan.
“Tahun ini ada 3.441 paket yang sudah disiapkan. Sedangkan yang lainnya berupa dana dan kami belikan setara dengan paket yang tersedia,” ucap Rahmat.
Ia menambahkan, kegiatan Amaliyah Ramadan tersebut bertujuan untuk memperkuat ukhuwah antara pengurus DKM, lingkungan, tokoh masyarakat, dan pemerintah.
“Kegiatan ini sebagai pengikat ukhuwah juga antara kami pengurus di sini, ketua lingkungan, kemudian ada tokoh masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Mulyadi











