CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pengurus Besar (PB) Al Khairiyah menyatakan sikap tegas dalam mendukung perjuangan Iran sebagai garda terdepan dalam melawan kejahatan kemanusiaan yang terjadi di Gaza, Palestina.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum silaturahmi dan halal bihalal PB Al Khairiyah bersama Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi.
Kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi moral dan kemanusiaan, sekaligus memperkuat solidaritas terhadap rakyat Palestina yang hingga kini masih menjadi korban agresi.
Ketua Umum PB Al Khairiyah, Ali Mujahidin atau yang akrab disapa Mumu, mengatakan kehadiran Duta Besar Iran menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam melawan ketidakadilan global.
“Kita kedatangan tamu dari Duta Besar Iran, intinya kita ingin mengajak bersama membangun solidaritas atas perlawanan terhadap kejahatan kemanusiaan di Gaza dan Palestina,” ujarnya pada kegiatan silaturahmi dan halal bihalal pada Senin, 30 Juni 2026.
Menurutnya, isu Palestina bukan semata persoalan agama, melainkan persoalan kemanusiaan yang harus diperjuangkan bersama oleh seluruh elemen bangsa.
“Ini bukan cuma soal agama, tapi juga kemanusiaan. Nah, sekarang yang menjadi pelopor garda terdepan melawan adalah Iran,” katanya.
Ia menegaskan, PB Al Khairiyah mengajak seluruh warga Al Khairiyah untuk memberikan dukungan nyata, baik secara spiritual maupun sosial.
“Maka warga Al Khairiyah kami ajak memberikan dukungan. Pertama, setiap salat kita doakan kepada Allah SWT untuk memberikan kemenangan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya posisi Indonesia dalam menyikapi konflik global, khususnya terkait penjajahan yang terjadi di Palestina.
“Secara konstitusi kita jelas, bahwa segala bentuk penjajahan harus dihapuskan di muka bumi. Maka sikap Indonesia perlu ketegasan, jangan abu-abu,” tandasnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











