LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Polemik yang mencuat antara Bupati Lebak Moch Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah dalam acara Halal Bihalal Pemkab Lebak terus menuai perhatian publik.
Sorotan terhadap insiden tersebut datang dari berbagai kalangan, salah satunya Ketua Persatuan Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Kabupaten Lebak, Muhamad Nurajimanto.
Ia menilai, peristiwa itu seharusnya menjadi bahan refleksi penting bagi pemerintah daerah dalam menjaga arah kepemimpinan dan stabilitas pemerintahan.
Menurutnya, di tengah masih banyaknya persoalan yang dihadapi masyarakat, konflik bernuansa personal justru memperlihatkan bahwa fokus utama pembangunan belum sepenuhnya diarahkan pada kebutuhan publik.
Muhamad Nurajimanto menegaskan, yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukanlah pertunjukan konflik antar elite, melainkan langkah konkret dalam menjawab berbagai persoalan yang masih dirasakan warga di berbagai sektor.
“Alih-alih memperlihatkan soliditas dan komitmen dalam membangun Lebak, yang muncul ke publik justru dinamika internal yang bernuansa saling serang,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 31 Maret 2026.
“Padahal, masyarakat lebih membutuhkan kerja nyata mulai dari peningkatan ekonomi, pendidikan, hingga kesejahteraan sosial, bukan polemik yang tidak produktif,” imbuhnya.
Ia menilai, momentum Halal Bihalal sejatinya menjadi ruang yang tepat untuk memperkuat hubungan antarpemimpin daerah serta mempererat komunikasi pemerintahan.
Namun, jika forum kebersamaan justru diwarnai ketegangan, maka hal itu wajar memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai prioritas kepemimpinan di Kabupaten Lebak.
“Momentum kebersamaan seperti Halal Bihalal seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antar pemimpin daerah. Namun, jika yang terjadi justru konflik, maka wajar jika publik mempertanyakan arah dan prioritas kepemimpinan saat ini,” katanya.
Nurajimanto juga mendorong agar Pemerintah Kabupaten Lebak segera melakukan pembenahan internal dan mengesampingkan ego sektoral.
“Pemerintah daerah dituntut untuk segera berbenah, meredam ego sektoral, dan kembali fokus pada tugas utamanya menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Lebak,” tegasnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











