SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial H diamuk warga di Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Selasa malam (31/3/2026). Pelaku menjadi sasaran kemarahan warga setelah menggasak sepeda motor milik karyawan minimarket.
Kapolsek Cipocok Jaya, AKP Juwandi mengatakan, kasus curanmor tersebut terjadi sekira pukul 22.00 WIB. Pada saat itu, pelaku mendatangi minimarket dan membeli sejumlah barang. Kemudian, pelaku keluar minimarket dan mulai menjalankan aksinya dengan mendekati sepeda motor Honda Scoopy yang sedang diparkir.
“Pada saat kejadian kondisi sekitar minimarket memang sedang sepi, korban berinisial T ini juga mau menutup minimarketnya,” katanya kemarin.
Apes bagi pelaku alarm motor yang dicuri berbunyi. Korban yang mengenali suara alarm itu seketika panik dan keluar untuk melihat motornya. “Pada saat kejadian motor korban ini alarmnya berbunyi, nah korban ini kemudian keluar untuk melihat motornya,” kata Juwandi.
Pada saat korban keluar, dia melihat motor korban dalam penguasaan pelaku. Korban yang tak ingin kehilangan motornya tersebut lantas mengejar pelaku dan meneriakinya maling. “Korban ini sempat ditabrak oleh pelaku yang saat ini mencoba kabur,” kata mantan Kanit PPA Satreskrim Polres Serang ini.
Juwandi mengatakan, pelaku yang kabur ditangkap oleh warga yang pada saat kejadian sedang ramai berkumpul di Jembatan Bogeg. Tanpa komando, mereka memukuli korban hingga babak belur. Beruntung bagi pelaku, aksi kekerasan tersebut terhenti setelah petugas kepolisian melintas di lokasi kejadian.
“Pada saat kejadian, anggota kami sedang berpatroli di sekitar lokasi dan mendapat informasi masyarakat terkait kasus pencurian sepeda motor,” ungkap Juwandi.
Korban yang sudah tak berdaya diamankan dari lokasi kejadian. Dari kasus tersebut, petugas mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban dan kunci leter T milik pelaku. “Untuk barang bukti tersebut sudah kami amankan,” tuturnya.
Juwandi mengimbau agar masyarakat lebih waspada dengan kasus curanmor. Ia meminta agar masyarakat tidak sembarangan memarkirkan kendaraan dan selalu menggunakan kunci ganda.
“Langkah yang dapat kita lakukan untuk mengantisipasi kasus curanmor adalah dengan memarkirkan kendaraan di tempat yang aman serta selalu menggunakan kunci ganda,” tuturnya.
Reporter: Fahmi











