SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai menerapkan langkah konkret penghematan energi, salah satunya dengan mengurangi penggunaan listrik di perkantoran.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Ai Dewi Suzana, mengatakan upaya efisiensi energi saat ini sudah mulai dijalankan di internal OPD, termasuk di BKD.
“Saat ini kami di BKD sudah melakukan penghematan, di antaranya dengan mematikan AC di ruangan yang tidak digunakan. Kemudian alat-alat yang menjadi sumber konsumsi energi juga mulai dibatasi penggunaannya,” ujarnya, Senin 6 April 2026.
Langkah tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut kebijakan efisiensi energi yang didorong pemerintah, meskipun untuk implementasi lebih luas masih menunggu aturan teknis lanjutan.
Ai Dewi menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu surat edaran resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebagai dasar pelaksanaan kebijakan yang lebih komprehensif.
“Untuk kebijakan yang lebih teknis, kami masih menunggu surat edaran dari KemenPAN-RB. Jadi sementara ini, kami lakukan langkah-langkah yang bisa dilakukan terlebih dahulu,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan, termasuk dengan instansi terkait lainnya, guna memastikan kebijakan efisiensi berjalan seimbang tanpa mengganggu layanan publik maupun sektor pendidikan.
“Kami juga bersinergi dengan dinas pendidikan terkait aktivitas sekolah. Namun memang tidak semua bisa disamaratakan, karena ada kondisi tertentu, seperti siswa kelas 12 yang membutuhkan perhatian khusus,” jelasnya.
Ke depan, Pemprov Banten akan terus mengkaji berbagai opsi kebijakan lanjutan, termasuk kemungkinan penerapan skema kerja fleksibel seperti work from office (WFO) dan work from home (WFH), seiring terbitnya regulasi resmi dari pemerintah pusat.
Meski demikian, Pemprov Banten menegaskan bahwa seluruh kebijakan penghematan energi tetap harus mengedepankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Langkah pengurangan penggunaan listrik ini menjadi salah satu strategi awal dalam menekan konsumsi energi di lingkungan pemerintahan, sekaligus mendukung kebijakan nasional dalam menghadapi tekanan global di sektor energi.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











