TANGERANG SELATAN, RADARBANTEN.CO.ID – BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal dengan menggandeng Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) sebagai mitra strategis.
Kolaborasi ini merupakan hasil kunjungan Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten, Eko Yuyulianda, ke MRBJ pada Jumat (3/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia disambut jajaran pengurus yayasan, termasuk Sekretaris Andy dan Bendahara Firdaus.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi ekosistem masjid dan para mustahik.
Eko menjelaskan, kolaborasi ini akan dijalankan melalui Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan memanfaatkan peran tempat ibadah serta jaringan RT/RW sebagai basis sosialisasi.
Menurutnya, potensi perluasan kepesertaan dari sektor Bukan Penerima Upah (BPU) sangat besar. “Melalui kerja sama ini, kami menargetkan perluasan kepesertaan dengan potensi hingga 2.200 mustahik,” ujar Eko, Rabu 8 April 2026.
Selain itu, MRBJ dinilai memiliki jaringan yang luas dan kuat. Dengan jangkauan hingga 4 juta audiens di media sosial, pembinaan lebih dari 200 pelaku UMKM, serta program MIBA yang melibatkan sekitar 300 masjid, kolaborasi ini diyakini akan memberikan dampak signifikan.
“Inovasi seperti bank infak dan rencana penggunaan QR Code untuk pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan menjadi langkah konkret dalam mempermudah akses masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan MRBJ mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial, sekaligus memperluas kepesertaan pekerja informal di Indonesia.
Editor: Mastur Huda











