KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Tim sepak bola putri Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali mengukir prestasi membanggakan. Setelah sukses menjadi runner-up kompetisi regional, para pesepak bola muda tersebut akan berlaga pada putaran nasional di Kudus, Jawa Tengah, sekaligus mewakili Indonesia dalam turnamen sepak bola internasional Meet the World with SKF di Swedia.
Keberangkatan kontingen secara resmi dilepas Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, pada Senin, 29 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, Benyamin menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, orang tua, klub, dan PSSI Kota Tangsel yang dinilai berhasil membangun pembinaan sepak bola putri hingga mampu menembus kompetisi internasional.
“Bagaimana saya tidak bangga? Tim ini sudah berada di level nasional bahkan internasional. Ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, mulai dari PSSI Kota Tangerang Selatan, pemerintah, para orang tua, klub, hingga para atlet sendiri,” ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di Kota Tangsel mulai menunjukkan hasil yang membanggakan. Ia berharap para pemain dapat menjaga konsistensi dan terus meningkatkan prestasi di level yang lebih tinggi.
“Saya sangat bangga dengan prestasi anak-anak ini. Apa pun hasil yang nantinya mereka raih, bagi saya mereka sudah luar biasa. Apalagi jika berhasil menjadi juara, tentu akan menjadi kebanggaan yang lebih besar lagi,” katanya.
Benyamin menjelaskan, seluruh biaya keberangkatan tim ke Kudus maupun Swedia didukung oleh sponsor swasta. Sementara itu, Pemerintah Kota Tangsel memberikan dukungan moril agar para atlet dapat bertanding secara maksimal.
“Keberangkatan ke Kudus maupun ke Swedia ditanggung oleh sponsor swasta. Pemerintah Kota memberikan dukungan dan semangat agar mereka bisa tampil maksimal,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua PSSI Kota Tangsel, Erlangga Yudha Nugraha, mengatakan sebanyak 72 pemain dan ofisial diberangkatkan ke Kudus untuk mengikuti putaran nasional.
“Sebanyak 72 orang berangkat ke Kudus. Menjelang tanggal 10 nanti, sebanyak 23 orang yang terdiri atas pemain dan ofisial akan kembali ke Tangerang Selatan sebelum melanjutkan perjalanan ke Swedia,” jelas Erlangga.
Ia memastikan seluruh kebutuhan atlet selama mengikuti kompetisi, mulai dari asupan gizi, vitamin, hingga pemulihan kondisi fisik, akan ditangani oleh tim ofisial agar para pemain tetap berada dalam kondisi terbaik.
Menurut Erlangga, kesempatan tampil di tingkat nasional diraih setelah Tim Putri Tangsel menjadi runner-up kompetisi HydroPlus tingkat regional DKI Jakarta-Banten pada musim lalu.
Ia menambahkan, tim sepak bola putri Tangsel telah dibina sejak 2021 dan secara konsisten mengikuti berbagai kompetisi hingga akhirnya berhasil menembus turnamen internasional.
“Tim Putri Tangerang Selatan terbentuk sejak 2021. Mereka sangat gigih dan konsisten mengikuti berbagai kompetisi, baik di tingkat regional maupun nasional, hingga akhirnya mendapat kesempatan tampil di Swedia. Mudah-mudahan mereka bisa menjadi juara dan mengharumkan nama Kota Tangerang Selatan serta Indonesia,” ujarnya.
Turnamen Meet the World with SKF di Swedia merupakan ajang sepak bola usia muda yang diikuti peserta dari 78 negara. Keikutsertaan Tim Putri Tangsel menjadikan mereka sebagai wakil Indonesia dalam kompetisi bergengsi tersebut.
“Tim Putri Tangerang Selatan membawa nama Kota Tangerang Selatan sekaligus mewakili Indonesia di ajang internasional. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua,” pungkas Erlangga.
Editor: Mastur Huda











