SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Memasuki musim kemarau, Kecamatan Kasemen masih menjadi kecamatan di Kota Serang yang paling rawan kekeringan. Hingga pertengahan Juli 2026, BPBD Kota Serang telah menyalurkan sekitar 30 ribu liter air bersih ke lima lingkungan di Kelurahan Bendung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.
Untuk mengantisipasi kekeringan itu, BPBD menyiapkan toren penampungan berkapasitas sekitar 5.000 liter agar pasokan air bersih dapat dimanfaatkan masyarakat lebih lama.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Serang, Muhlisin mengatakan, Kecamatan Kasemen masih menjadi wilayah paling rawan kekeringan di Kota Serang. Selain belum terjangkau jaringan air perpipaan, sebagian sumber air tanah di kawasan tersebut juga memiliki kadar garam tinggi sehingga tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Selain kemarau yang panjang, sumber air di sana banyak yang asin. Kalau dibuat sumur bor, airnya tetap payau sehingga tidak bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari,” ucapnya, Kamis, 16 Juli 2026.
Editor : Rostinah











