PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakapolda Banten, Brigjen Pol. Iwan Saktiadi, menghadiri kegiatan Panen Raya Padi PS-08 dan Gerakan Tanam Jagung Hibrida PS-08 di Blok Cidatu, Kampung Mataram, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis, 30 Juli 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Bhakti Bela Negara tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan berkelanjutan guna memperkuat ketahanan pangan nasional. Program itu melibatkan sinergi pemerintah, TNI, Polri, kelompok tani, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan panen raya padi varietas PS-08 di lahan seluas 1.500 hektare. Varietas tersebut diklaim memiliki produktivitas tinggi sebagai salah satu upaya meningkatkan hasil pertanian di Banten.
Selain itu, dilakukan gerakan tanam jagung hibrida PS-08 di lahan seluas 500 hektare untuk memperkuat produksi jagung sekaligus menjaga ketersediaan pangan.
Turut hadir Gubernur Banten Andra Soni, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Yayasan Bhakti Bela Negara, tokoh masyarakat, kelompok tani, Brigade Pangan Bhakti Bela Negara, serta tamu undangan lainnya.
Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi mengatakan, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Panen raya dan gerakan tanam ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia pertanian, dan masyarakat mampu menghasilkan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan. Polda Banten siap mendukung setiap program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani serta terwujudnya swasembada pangan nasional sebagaimana menjadi prioritas pemerintah,” ungkapnya.
Menurut Iwan, peran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program strategis nasional yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk di sektor pertanian.
Ia menegaskan, Polda Banten akan terus menjaga situasi keamanan agar aktivitas pertanian dapat berjalan dengan lancar.
“Polda Banten berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif sehingga para petani dapat meningkatkan produktivitasnya. Dengan sinergi semua pihak, ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan dapat terwujud,” katanya.
Melalui panen raya padi dan gerakan tanam jagung hibrida tersebut, diharapkan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor terus terjaga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Banten.*
Editor : Krisna Widi Aria









