CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) berkolaborasi dengan Karang Taruna Provinsi Banten, Karang Taruna Kota Cilegon, Karang Taruna Kecamatan Pulomerak, serta Karang Taruna kelurahan se-Kecamatan Pulomerak, menyalurkan 96 ton air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Pulomerak, Sabtu 1 Agustus 2026.
Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah lingkungan di Kelurahan Suralaya dan Kelurahan Tamansari sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.
Aksi kemanusiaan itu turut mendapat dukungan dari dunia usaha melalui CV Doa Ibu yang dipimpin Nur.
Penyaluran bantuan juga melibatkan Pemerintah Kecamatan Pulomerak, jajaran TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta para relawan Karang Taruna.
Distribusi air bersih dilakukan di Lingkungan Jelawe sebanyak tiga mobil tangki, Cisalak I dua mobil tangki, Semboja satu mobil tangki, Kembang Kuning satu mobil tangki, Pringori satu mobil tangki, Cubul satu mobil tangki, dan Kubang Kepuh satu mobil tangki di Kelurahan Suralaya.
Sementara di Kelurahan Tamansari, bantuan masing-masing delapan ton air bersih disalurkan ke Lingkungan Baru dan Lingkungan Medaksa Sebrang. Secara keseluruhan, total bantuan yang diberikan mencapai 96 ton air bersih.
Ketua Karang Taruna Kota Cilegon, Ahmad Aflahul Aziz, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan sosial.
“Hari ini kita membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal batas. Ketika PNKT, Karang Taruna Provinsi, Kota, Kecamatan, Kelurahan, dunia usaha, pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat bersatu, maka persoalan kemanusiaan dapat dihadapi bersama,” katanya.
Ia berharap aksi sosial tersebut menjadi momentum untuk mendorong solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan kekeringan yang hampir setiap tahun terjadi di sejumlah wilayah Kota Cilegon.
Menurutnya, diperlukan penguatan infrastruktur air bersih, pembangunan fasilitas penampungan air, optimalisasi sumber air baku, serta kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Pulomerak, Awen Syarifudin, menyampaikan apresiasi kepada PNKT atas kepeduliannya terhadap masyarakat Pulomerak.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Karang Taruna Provinsi Banten, Karang Taruna Kota Cilegon, CV Doa Ibu, Pemerintah Kecamatan Pulomerak, jajaran TNI-Polri, seluruh Ketua Karang Taruna Kelurahan se-Kecamatan Pulomerak, serta para relawan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Hal senada disampaikan warga Kelurahan Tamansari yang berharap kolaborasi berbagai pihak dapat terus dilakukan.
Selain bantuan darurat, mereka juga berharap pemerintah menghadirkan solusi permanen agar persoalan krisis air bersih tidak kembali terjadi setiap musim kemarau.
Di akhir kegiatan, Ketua Karang Taruna Kelurahan Suralaya, Riyandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Ia berharap semangat gotong royong yang terjalin dapat terus dipertahankan sebagai solusi menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Editor Daru










