slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Featured

Status 10 Ribu Guru Honorer di Banten Belum Jelas

Aas Arbi by Aas Arbi
21-04-2017 19:42:13
in Featured, Pemerintahan, Pendidikan
Status 10 Ribu Guru Honorer di Banten Belum Jelas

ilustrasi (foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Sekitar 10 ribu guru honorer atau guru tidak tetap (GTT) tingkat SMA/SMK di Provinsi Banten tidak jelas status ketenagakerjaan kependidikannya. Hal tersebut karena terkendala oleh Surat Keputusan (SK) para guru honorer tersebut yang masih tercatat di masing-masing pemerintah kabupaten kota.

Menyikapi hal tersebut, Komisi V DPRD Banten meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten mencari solusi persoalan tersebut bersama BKD Kabupaten Kota dan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK).

Baca Juga :

Kritik Usulan Gaji Guru Rp5 Juta, PRIMA Ingatkan Risiko Ekspektasi Semu

Robinsar: Secara Kemanusiaan Honor PPPK Paruh Waktu Memang Kurang Manusiawi

Robinsar Pastikan Oktober Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Naik, Target Minimal Rp2 Juta

Robinsar Akui Guru PPPK Paruh Waktu Tak Lagi Terima Dana BOS, Pemkot Cilegon Siapkan Solusi

Diketahui, hingga kini nasib GTT SMA/SMK masih belum jelas statusnya, lantaran terkendala Surat Keputusan (SK). Bahkan, hingga kini Pemprov Banten belum mempunyai payung hukum untuk menangani maslah tersebut.

“Intinya BKD provinsi dengan kabupaten/kota harus duduk bersama dengan KPK. Kalau memang menurut KPK gak boleh menambah honorer baru ya tinggal bicara, itu kan persoalan komunikasi saja,” ujar Ketua Komisi V DPRD Banten Fitron Nur ikhsan saat di temui di DPRD Banten, Jumat (21/4).

Menurut Fitron, tidak mungkin pemerintah begitu saja mengorbankan ribuan orang. Menurutnya, persoalan ini berkaitan langsung dengan nasib orang bahkan kualitas pendidikan di Provinsi Banten.

Dijelaskan Fitron, pihaknya juga akan mendatangi BKD Provinsi untuk membahas masalah tersebut. Menurutnya, berdasarkan data yang disampaikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, rata-rata GTT di SMA/SMK masih mengantongi SK dari Bupati/Walikota, Dinas terkait bahkan SK Kepala Sekolah tempat mereka mengajar.

“Ini masalahnya mereka ngajar di SMA/SMK yang kini sudah jadi kewenangan provinsi tapi SK nya masih SK ditandatanganin oleh bupati/walikota, bahkan sekda. Jadi status mereka ngga jelas, ditambah kita belum punya payung hukumnya,” jelasnya.

“Solusinya kita akan datangi BKD untuk mendefinisikan keberdaan mereka, dan memang harus didefinisikan. Misalkan kalau masuk kabupaten/kota SK nya ya sudah, kalau masuk provinsi harus buat SK baru,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten  Kosasih Samanhudi menjelaskan, terlepas sejumlah persoalan yang belum selesai, Dindikbud Provinsi Banten telah berupaya keras memperhatikan kesejahteraan para guru honorer, salah satunya penganggaran bantuan untuk gaji para guru.  Untuk mengatasi hal tersebut, tahun ini pihaknya sudah mengucurkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) dan dana tersebut akan dikucurkan per triwulan. “Untuk GTT sudah selesai. Tinggal dana untuk listrik dan telepon saja yang sebentar lagi akan menyusul. Untuk total anggaran Bosda kita siapkan Rp 7,3 miliar,” ujarnya.

Sekretaris Dindikbud Banten Aridus Prihantono menyebutkan, total guru  honorer yang mengajar di SMA/SMK  mencapai 10.000 orang. Ia mengaku, pihaknya juga telah membuat Peraturan Gubenur Nomor 86 tahun 2016 yang salah satu poinnya mengatur tenaga pendidikan.

“Jadi kalau daerah lain masih sibuk cari solusi buat gaji GTT, di Banten kita sudah, dan itu melalui Bosda,” kata Ardius.

Meski begitu, dijelaskan Ardius, anggaran Bosda hanya cukup untuk membiayai 7.000 orang GTT, sedangkan untuk pembiayaan 3.000 orang lainnya akan diatur melalui Pergub Pembiayaan.

“Untuk yang 3.000 gajinya akan diatur lewat komite sekolah sesuai pergub Pembiayaan. Kita juga akan lihat dari ribuan GTT itu hasru dipilah, mereka dapat SK mana, apa dari kepala sekolah atau kepala dinas. Tapi yang fluktuatif itu kebanyakan SK kepala sekolah,” ujarnya.

Terkait besaran gaji GTT, Ardius menerangkan, pihaknya telah mengatur besaran gaji untuk guru honorer di SMA/SMK. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dindik Banten Ardius Prihantono.

“Untuk gaji honorer nanti disesuaikan sesuai jenjang pendidikan. Misalkan S2 itu gajinya Rp1,5 juta, untuk S1 Rp1,350  juta, sedangkan untuk D3 sebesar Rp1,1 juta, sma 1juta . Ke depan kita juga akan hitung gaji mereka sesuai dengan jam pelajaran,” katanya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)

Tags: Dindik BantenGuru Honorer
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemilik Salat Jumat, Toko Sembako Dibobol Maling

Next Post

Andi Mallarangeng Bebas

Related Posts

Kritik Usulan Gaji Guru Rp5 Juta, PRIMA Ingatkan Risiko Ekspektasi Semu
Berita Utama

Kritik Usulan Gaji Guru Rp5 Juta, PRIMA Ingatkan Risiko Ekspektasi Semu

by Nahrul Muhilmi
Selasa, 14 April 2026 14:42

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polemik usulan penyamarataan gaji guru sebesar Rp5 juta yang disampaikan Bonnie Triyana mendapat tanggapan kritis dari Bendahara...

Read moreDetails

Robinsar: Secara Kemanusiaan Honor PPPK Paruh Waktu Memang Kurang Manusiawi

Robinsar Pastikan Oktober Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Naik, Target Minimal Rp2 Juta

Robinsar Akui Guru PPPK Paruh Waktu Tak Lagi Terima Dana BOS, Pemkot Cilegon Siapkan Solusi

Curhat di Instagram Wali Kota, Guru PPPK Paruh Waktu di Cilegon Keluhkan Honor Turun Jadi Rp675 Ribu

Dindik Banten Batasi Penggunaan Ponsel Siswa, Sekolah di Lebak Bentuk Satgas

Ketua INSPIRA Banten Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Sejahterakan Guru Honorer Lewat Percepatan Sertifikasi 2025

Siswa SMAN 1 Cimarga Lebak Mogok Sekolah, Imbas Dugaan Kepsek Melakukan Penganiayaan

Kabar Bahagia, Guru Madrasah di Kabupaten Serang Bakal Dapat Insentif

Guru Madrasah di Kabupaten Serang Belum Sejahtera, Digaji Rp300 Ribu per Bulan

Next Post
Andi Mallarangeng Bebas

Andi Mallarangeng Bebas

Pandangan Lansia Ini Tentang Peran dan Kodrat Wanita Sungguh Hebat

Pandangan Lansia Ini Tentang Peran dan Kodrat Wanita Sungguh Hebat

Mengenakan Kebaya Saat Pelayanan, Kecantikan Pegawai Pos Bikin Gagal Fokus

Mengenakan Kebaya Saat Pelayanan, Kecantikan Pegawai Pos Bikin Gagal Fokus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Amankan Data Masyarakat pada Layanan Tangsel One

Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Amankan Data Masyarakat pada Layanan Tangsel One

Sabtu, 2 Mei 2026 06:53

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

Jumat, 1 Mei 2026 19:15

Dewan Minta Raperda Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang Segera Disempurnakan

Jumat, 1 Mei 2026 18:43

Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Banten 2025, DPRD Beri 21 Catatan

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

DPRD Kabupaten Serang Minta Bank Banten Tingkatkan Kepercayaan Publik

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

Wacana Penghapusan Prodi Disorot, Akademisi: Kampus Bukan Pabrik Tenaga Kerja

Jumat, 1 Mei 2026 17:45
Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Amankan Data Masyarakat pada Layanan Tangsel One

Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Amankan Data Masyarakat pada Layanan Tangsel One

Sabtu, 2 Mei 2026 06:53

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

Jumat, 1 Mei 2026 19:15

Dewan Minta Raperda Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang Segera Disempurnakan

Jumat, 1 Mei 2026 18:43

Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Banten 2025, DPRD Beri 21 Catatan

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

DPRD Kabupaten Serang Minta Bank Banten Tingkatkan Kepercayaan Publik

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

Wacana Penghapusan Prodi Disorot, Akademisi: Kampus Bukan Pabrik Tenaga Kerja

Jumat, 1 Mei 2026 17:45

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Amankan Data Masyarakat pada Layanan Tangsel One

Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Amankan Data Masyarakat pada Layanan Tangsel One

by Agung S Pambudi
Sabtu, 2 Mei 2026 06:53

CIPUTAT,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan pengamanan data masyarakat dalam layanan...

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 1 Mei 2026 19:15

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut mobil Kijang Innova yang dikemudikan Kepala DPMPTSP Pandeglang, Ahmad Mursidi,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak