CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Umum Inisiator Ide Perjuangan Rakyat (INSPIRA) Badko Banten, Taufik Rahmat, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto atas komitmennya meningkatkan kesejahteraan guru honorer melalui program percepatan sertifikasi guru (PPG) pada tahun 2025.
Menurut Taufik, kebijakan percepatan sertifikasi menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang menaruh perhatian besar pada nasib guru. Program percepatan sertifikasi di tahun 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir,” ujar Taufik kepada Radar Banten, Rabu 12 November 2025.
Sebagai guru Madrasah Aliyah sekaligus aktivis pendidikan, Taufik menilai program PPG bukan hanya sekadar pemenuhan administrasi, tetapi juga pengakuan terhadap profesionalisme guru sebagai ujung tombak pendidikan nasional.
“Sertifikasi bukan hanya soal tunjangan, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap dedikasi dan kompetensi guru. Ketika guru sejahtera, maka mutu pendidikan akan meningkat,” tambahnya.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, program PPG 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Sebanyak 101.581 guru dinyatakan lolos seleksi administrasi PPG Periode 1 Tahun 2025.
Di lingkungan Kementerian Agama, 206.411 guru mengikuti PPG dalam jabatan, meningkat hampir 700 persen dari tahun 2024.
Untuk guru madrasah, 95.069 orang ditargetkan mengikuti PPG tahun ini dengan tingkat kelulusan sementara mencapai 99,35 persen.
Sementara pada tahap keempat PPG 2025, tercatat 82.477 guru akan menjalani pelatihan di seluruh provinsi.
Taufik menilai, peningkatan kesejahteraan guru harus diiringi peningkatan kapasitas dan pelatihan berkelanjutan.
“Kami di INSPIRA siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong peningkatan kualitas guru. Kesejahteraan tanpa peningkatan kapasitas tidak akan memberi dampak optimal,” katanya.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











