slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Love Story: Pilih-pilih Dapat yang Lebih

Redaksi by Redaksi
28-04-2017 11:29:30
in Berita Utama, Umum
Love Story: Pilih-pilih Dapat yang Lebih
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KALAU sudah ada calon istri atau suami yang baik di depan mata, sebaiknya jangan membuang kesempatan. Kehidupan pahit dan getir yang dialami Budi (37), nama samaran, saat ini, akibat dulunya menjadi sesosok pria pemilih. Maklum, dulunya Budi merasa gagah dan ganteng, status ekonominya juga termasuk kategori kalangan menengah ke atas. Kondisi itu, sempat membuatnya jemawa, merasa bisa mendapatkan semua yang dia mau.

Bak seorang raja, dulu Budi mau apa saja tinggal tunjuk sana tunjuk sini dengan sedikit kata. Namun, seiring waktu, nasib tampaknya berkata lain. Nasib baik tidak berpihak pada Budi dan keluarganya pasca ditinggalkan bapaknya yang meninggal karena sakit. Ekonomi pria bertubuh kekar berwajah hitam manis itu mulai terpuruk.

Baca Juga :

Love Story: Istri Galak, Buaya Tidak Ada Kapoknya

Love Story: Janda Tua Membawa Berkah

Love Story: Habis Gelap Terbitlah Terang

Love Story: Ternyata Cindy Tidak Sebaik yang Disangka

“Bapak saya tuh tadinya pengusaha sukses, meskipun hanya dagang di pasar. Tapi, dari nafkahnya itu, saya sama saudara termasuk ibu saya, bisa hidup bermewah-mewahan. Tiap hari kerjaannya foya-foya,” akunya. Dasar ya, anak manja.

Budi adalah anak kedua dari lima bersaudara. Dari nafkah bapaknya itu, mereka bisa tinggal di rumah mewah dan bertingkat. Semua saudara, termasuk Budi, masing-masing difasilitasi kendaraan roda dua dan empat. Uang jajan yang diberikan orangtua juga lebih dari cukup. Lantaran itu, dulu Budi menganggap enteng dengan status anak kuliahnya. Seolah hanya formalitas semata sehingga Budi tak pernah bersungguh-sungguh mengikuti proses pembelajaran.

Sampai akhirnya, di pertengahan semester dia terkena drop out (DO) dari kampus. Namun, situasi itu tidak membuat Budi panik yang memang hidupnya sudah ketergantungan kepada orangtua. Sejak kena DO, ulah Budi semakin menjadi-jadi. Budi jadi sering main ke klub malam, mabuk-mabukan, sampai doyan main perempuan dari uang hasil keringat bapaknya. Menyadari sikap dan perilaku Budi yang mulai tidak karuan, orangtuanya menjodohkannya dengan seorang gadis yang tak lain anak dari teman seprofesi orangtuanya. Bahkan, usaha yang dijalankan teman orangtuanya lebih baik dan lebih terhormat.

Anak yang mau dijodohkan dengan Budi, sebut saja Siska, selain anaknya cantik, orangnya juga ramah, berpenampilan menarik, berpendidikan, yang pasti anak orang berada. Tapi, tampilan Siska yang mendekati sempurna, tak sedikit pun mendapat lirikan dari Budi. Padahal, Siska terang-terangan mau dijodohkan dengan Budi yang dinilai memiliki wajah mirip artis. “Kesan pertama sih, dia (Siska-red) langsung suka. Katanya, saya mirip artis yang dia suka gitu,” akunya. Siapa memangnya Kang artisnya? “Itu loh, bintang Hollywood, Tom Cruise, cuma versi kulit coklatnya,” ungkapnya bangga. Tong kerupuk kali.

Secara fisik, Budi kelihatan lah kalau dulu orangnya ganteng, hidung mancung, bertubuh ideal, hitam manis, penampilannya juga cool, termasuk sosok idaman wanita lah. Tapi, sekarang agak sedikit lusuh. Bukan hanya menolak perjodohan, Budi bahkan tak memberikan kesempatan untuk mengenal dulu lebih jauh soal Siska. Saat itu, Siska tak langsung menyerah. Siska terus memaksa keluarganya agar tetap dijodohkan dengan Budi. Alasannya, sudah terlanjur kesengsem dengan Budi dan merasa Budi adalah sosok pria yang dia cari selama ini.

Pengakuan Siska, dia sudah mengenal Budi sejak masih di perkuliahan yang sama di Serang. Hanya, Budi tidak pernah meliriknya sedikit pun. Siska tak menyangka kalau perjodohannya adalah dengan Budi. Terbayang kan betapa senangnya Siska. Sayangnya, harapan Siska sepertinya bertepuk sebelah tangan karena Budi akhirnya menolak mentah-mentah perjodohan tersebut dengan alasan sudah memiliki calon yang jauh lebih cantik. Padahal, sama nakalnya dengan Budi. Perempuan yang dimaksud Budi adalah teman sepermainannya, sama-sama anak orang kaya yang suka main ke klub malam.

“Cantiknya sih sama. Cuma, saya enggak suka dijodoh-jodohkan. Pikiran saya dulu kerdil, merasa masih banyak cewek yang antre dapetkan cinta saya,” ujarnya. Widih sombongnya. Karma loh!

Beberapa perempuan pilihan orangtua terus ditawarkan kepada Budi, mulai dari anak kerabat, anak tetangga, sampai anak pelanggan yang sederajat, tapi selalu berakhir dengan penolakan dari Budi. Pokoknya, Budi menjadi orang yang sangat pemilih. Seiring waktu, penyakit yang sudah lama diderita bapaknya Budi, yakni asam urat dan reumatik kambuh. Hanya berselang sebulan setelah penyakit kambuh, nyawa bapaknya tidak tertolong setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Pasca meninggal bapaknya itu lah nasib baik tidak berpihak kepada Budi. Situasi itu memaksa Budi dan keempat saudaranya harus jatuh bangun menggantikan posisi bapaknya meneruskan usaha berjualan di pasar.

Karena terbiasa dengan hidup bak orang gedongan, apa-apa selalu dikerjakan pembantu, membuat Budi dan keluarganya tak bisa meneruskan usaha bapaknya. Sampai akhirnya, usaha warisan keluarga itu gulung tikar. Satu per satu barang yang ada di rumah dijual untuk menopang kehidupan mewah yang belum bisa Budi dan keluarganya tinggalkan. Ujung-ujungnya, semua perabotan berharga, kendaraan, sampai rumah tempat tinggal mereka pun dijual.

“Benar-benar hancur kehidupan keluarga saya saat itu. Untung, tiga saudara saya sudah menikah dan memilih tinggal di rumah mertua. Ibu saya tinggal bersama mertua di rumah berdinding bilik bambu dan beralaskan tanah,” sesalnya.

Tinggal Budi sendiri luntang-lantung tanpa arah tujuan dengan status pengangguran. Hidup Budi mulai berantakan. Mencoba meminta bantuan teman juga sudah tidak ada yang menganggapnya. Termasuk, pacarnya juga meninggalkan Budi setelah tahu kalau keluarga Budi dalam kondisi terpuruk. Situasi itu, bukan hanya tidak bisa memilih mana yang akan menjadi pendamping hidup, masih ada yang mau saja Budi sepertinya akan merasa bersyukur.

Singkat cerita, di tengah keterpurukan Budi yang kini rela menjalankan profesinya sebagai tukang ojek setoran milik teman, bertemulah Budi dengan perempuan malam bernama Uci. Budi menjadi ojek langganannya Uci yang sehari-harinya bekerja melayani pria hidung belang di tempat karaoke. Merasa ada kenyamanan satu sama lain karena hampir setiap malam intens bertemu, mereka pun meresmikan hubungannya. Budi menikahi Uci secara agama. Keinginannya menikah itu dipicu kekhawatiran hubungannya bakal dipermasalahkan warga karena dianggap kumpul kebo.

Budi yang tadinya menumpang tinggal di rumah teman, akhirnya ikut tinggal bersama Uci di kontrakan. Namun, sudah dua tahun berlalu, rumah tangga Budi dan Uci tak kunjung dikaruniai anak. Kehidupannya pun pas-pasan, hanya cukup untuk makan sehari-hari dari hasil pekerjaan istri yang dinilainya tidak halal. Bahkan, bisa dibilang kondisi ekonomi Budi kian terpuruk, diperparah dengan perselisihan yang kerap terjadi antara Budi dengan istrinya.

Budi semakin merasakan penyesalan tatkala tak sengaja sempat bertemu dengan Siska yang dulu sempat mau dijodohkan dengannya. “Dia sekarang jadi istri pengusaha, Siska kabarnya sudah jadi dokter. Asli Kang, saya benar-benar menyesal, kenapa dulu enggak menerima Siska,” akunya meratapi penyesalan. Nah, itulah akibat pilih-pilih. “Iya Kang, benar tuh. Ya, sekarang terima nasib saja,” tukasnya. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: Love Story April
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Situs Diretas Hacker, Ini Kata Telkomsel

Next Post

Ratusan Goweser Siap Ramaikan Tour D’Baduy 2017

Related Posts

Love Story
Berita Utama

Love Story: Istri Galak, Buaya Tidak Ada Kapoknya

by Redaksi
Sabtu, 29 April 2017 13:00

JAJA (31), nama samaran, termasuk pejantan tangguh. Sadar punya istri yang super galak, sebut saja Esih (25), tak menyurutkan Jaja...

Read moreDetails

Love Story: Janda Tua Membawa Berkah

Love Story: Habis Gelap Terbitlah Terang

Love Story: Ternyata Cindy Tidak Sebaik yang Disangka

Love Story: Ternyata Jono Dikendalikan Orang Lain

Love Story: Terlalu Banyak Pilihan, Kandas di Tengah Jalan

Love Story: Kuncinya Cuma Satu, Berani Maju

Love Story: Istri Manja, Badan Kurus, Anak Tak Terurus

Love Story: CD Bikin Istri Merajuk

Love Story: Rasa Kagum Eha Jadi Petaka

Next Post
Ratusan Goweser Siap Ramaikan Tour D’Baduy 2017

Ratusan Goweser Siap Ramaikan Tour D’Baduy 2017

Alokasi Pupuk Subsidi untuk Banten Dipangkas

Alokasi Pupuk Subsidi untuk Banten Dipangkas

Kuota Internet Mahal, Hacker Ngamuk Retas Situs Telkomsel

Keluhan Hacker Situs Telkomsel Wakili Perasaan Netizen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ilustrasi kejadian (AI)

Kejar Pelaku Curanmor, Anggota Polres Serang dan Polsek Ciruas Ditodong Senjata Api

Rabu, 22 April 2026 08:48
M. Nur Fahruqi, Dosen Manajemen Universitas Pamulang (Nur Fahruqi)

Kenaikan BBM dan Elpiji Non Subsidi Bisa Picu Inflasi

Rabu, 22 April 2026 08:35
Anggota Komisi IX DPR RI, Tb Haerul Jaman saat menjadi pembicara dalam penyalahgunaan obat tertentu.

Balai BPOM di Serang Gelar Edukasi “Cerdas Gunakan Obat”, Tekankan Bahaya Penyalahgunaan OOT

Rabu, 22 April 2026 08:13
Pertemuan antara Bank Banten dan Bank BJB yang dihadiri juga oleh Gubernur Banten Andra Soni, Selasa, 21 April 2026.

Bank BJB dan Bank Banten Sepakat untuk Mempererat Silaturahmi dan Kerjasama antar Bank Daerah

Rabu, 22 April 2026 08:05
Abigail Bellerich raih Runner Up Puteri Remaja Indonesia Banten 2026

Abigail Bellerich Raih Runner Up Puteri Remaja Indonesia Banten 2026, Siap Jadi Duta Inspirasi Generasi Muda

Rabu, 22 April 2026 07:51
Ilustrasi pedagang gorengan (iStock)

Beban Tak Kasat Mata Kenaikan Energi, Guru Besar Uniba Soroti Dampak ke UMKM Banten

Rabu, 22 April 2026 07:41
Ilustrasi kejadian (AI)

Kejar Pelaku Curanmor, Anggota Polres Serang dan Polsek Ciruas Ditodong Senjata Api

Rabu, 22 April 2026 08:48
M. Nur Fahruqi, Dosen Manajemen Universitas Pamulang (Nur Fahruqi)

Kenaikan BBM dan Elpiji Non Subsidi Bisa Picu Inflasi

Rabu, 22 April 2026 08:35
Anggota Komisi IX DPR RI, Tb Haerul Jaman saat menjadi pembicara dalam penyalahgunaan obat tertentu.

Balai BPOM di Serang Gelar Edukasi “Cerdas Gunakan Obat”, Tekankan Bahaya Penyalahgunaan OOT

Rabu, 22 April 2026 08:13
Pertemuan antara Bank Banten dan Bank BJB yang dihadiri juga oleh Gubernur Banten Andra Soni, Selasa, 21 April 2026.

Bank BJB dan Bank Banten Sepakat untuk Mempererat Silaturahmi dan Kerjasama antar Bank Daerah

Rabu, 22 April 2026 08:05
Abigail Bellerich raih Runner Up Puteri Remaja Indonesia Banten 2026

Abigail Bellerich Raih Runner Up Puteri Remaja Indonesia Banten 2026, Siap Jadi Duta Inspirasi Generasi Muda

Rabu, 22 April 2026 07:51
Ilustrasi pedagang gorengan (iStock)

Beban Tak Kasat Mata Kenaikan Energi, Guru Besar Uniba Soroti Dampak ke UMKM Banten

Rabu, 22 April 2026 07:41

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ilustrasi kejadian (AI)

Kejar Pelaku Curanmor, Anggota Polres Serang dan Polsek Ciruas Ditodong Senjata Api

by Fahmi
Rabu, 22 April 2026 08:48

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Petugas gabungan dari Resmob Polres Serang dan Reskrim Polsek Ciruas ditodong senjata api rakitan oleh pelaku pencurian...

M. Nur Fahruqi, Dosen Manajemen Universitas Pamulang (Nur Fahruqi)

Kenaikan BBM dan Elpiji Non Subsidi Bisa Picu Inflasi

by Yusuf Permana
Rabu, 22 April 2026 08:35

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Dosen Manajemen Universitas Pamulang, M Nur Fahruqi menanggapi soal kenaikan harga BBM dan elpiji non subsidi. Menurutnya,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak