SERANG – Bursa Efek Indonesia (BEI) mendeklarasikan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten, sekaligus meresmikan Kantor Perwakilan BEI di Kota Serang, Jumat (15/12) di Pendopo Gubernur KP3B, Curug, Kota Serang. Hal ini didasari dengan semakin meningkatnya partisipasi investor di Banten, sekaligus untuk memperluas jangkauan penanaman pasar modal.
Direktur BEI Chaerruddin Berlian mengatakan, dibukanya Kantor Perwakilan BEI di Kota Serang untuk menyebarluaskan literasi investasi kepada masyarakat luas. Hal ini sebagai bentuk kewajibannya, di mana Provinsi Banten merupakan peluang investasi syariah.
“Di pasar modal juga produk-produk, ada indeks saham syariah. Di Banten bisa cocok dengan produk syariah. Mudah-mudahan bisa berkembang baik,” katanya.
Perlu diketahui, kata Berlian, kehadiran Kantor Perwakilan BEI di Kota Serang merupakan terobosan baru dalam rangka menggalakkan pasar modal. Pasar saham bulan November 2017 meningkat cukup besar, sebesar 14,57 persen dibanding dengan tahun 2016. Semula Rp 5,7 triliun, sekarang sudah mencapai Rp 6,5 triliun.
“Pada sisi transaksi saham di Indonesia pada minggu kelima bulan November 32 persen. Menjadi 1,92 triliun saham dibandingkan tahun 2016. Sedangkan frekuensi rata rata perdagangan harian posisi minggu kelima November meningkat 19,4 persen,” ungkapnya.
Ia berharap dengan dibukanya kantor perwakilan, jumlah keaktifan investor dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan pasar modal Indonesia. Selain itu, BEI pun ingin mendorong partisipasi investor dan konsumen domestik supaya meningkat, tentu dengan bekerjasama Pemerintah Daerah akan lebih menguntungkan.
Sementara itu, Asda II Provinsi Banten Ino S Rawita mengatakan, Banten sebagai penopang DKI Jakarta. Kemajuan DKI Jakarta adalah kemajuan Negara Indonesia. Oleh sebabnya, Banten haruslah maju sebagai penyangga Ibu kota. Ia pun mengapresiasi dibukanya Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Serang. Menurutnya kantor perwakilan ini harus ada dan berdiri di Banten.
“Alhamdulillah bisa duduk bersama ikut meresmikan kantor bursa efek di Serang, untuk membangun perekonomian di Banten lebih cepat dan lebih maju lagi,” ungkapnya.
Dikatakannya, perusahaan di Banten berjumlah 14.364. Bila ikut berpartisipasi di BEI tentu akan sangat luar biasa dampaknya dari sisi perekonomian di Banten.
“Kita juga punya 12 proyek strategis nasional. Bila BEI bisa merangkul semuanya, di sini (Provinsi Banten-red) insya Allah akan lebih maju lagi,” pungkasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)










