slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kekurangan Dana Operasional, Kepala SMA/SMK Negeri Kewalahan

Redaksi by Redaksi
30-04-2018 13:03:46
in Berita Utama, Pendidikan
Lowongan CPNS Tahun Ini untuk Lulusan SMA 2.676 Formasi

Ilustrasi pelajar SMA. Foto: Jawa Pos

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Kepala SMA/SMK negeri di Banten sedang kewalahan. Mereka kekurangan dana operasional sekolah lantaran tak diperbolehkan memungut dari masyarakat. Sementara, dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang digulirkan pemerintah pusat dinilai tak cukup untuk memenuhi kebutuhan kegiatan belajar mengajar (KBM). Terlebih lagi, bantuan operasional sekolah daerah (bosda) yang akan digulirkan Pemprov Banten tak kunjung ada.

Seorang kepala sekolah di Kota Serang yang enggan disebutkan namanya mengaku harus mencari dana talangan ke sana ke mari untuk menutupi kebutuhan pendidikan di sekolahnya. “Lalu kami harus bagaimana. Mungut dari masyarakat tak boleh, tapi bosda enggak cair,” tandasnya, Minggu (29/4).

Baca Juga :

Siswa Madrasah Penerima Program Sekolah Gratis Akan dapat Rp200 Ribu per Bulan

Kanwil Kemenag Banten Mulai Data Madrasah Peserta Program Sekolah Gratis

Andra Soni Larang Titipan SPMB 2026, Kepala Sekolah Diminta Tolak Intervensi

Hardiknas, DPRD Banten: Kualitas Pendidikan Belum Merata

Ia mengungkapkan, dana BOS dari pemerintah pusat sekira Rp1,4 juta per siswa per tahun tak cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah. Apalagi, apabila dihitung secara ideal, kebutuhan dana per siswa per tahun mencapai Rp4,5 juta sampai Rp5,5 juta.

Kata dia, apabila kondisi ini dibiarkan, bukan tidak mungkin sekolah akan koleps. “Kalau memang kebijakannya sekolah gratis per tahun ajaran baru, partisipasi dari masyarakat saat ini tak masalah. Tapi ini kan tidak,” lirihnya.

Menanggapi itu, Ketua Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan mengatakan, Gubernur Banten Wahidin Halim memang seharusnya melakukan kajian yang baik sebelum merancang kebijakan. “Soal pendidikan adalah soal tactical investment, sebuah investasi yang dampaknya akan dirasakan di masa depan,” ujarnya.

Ia mengatakan, pendidikan bukan hanya soal akses, tapi juga soal mutu dan manajemen. Jika hanya akses kebijakan pendidikan gratis memang akan membuka kesempatan anak bangsa untuk bisa sekolah. “Tapi bagaimana dengan ketersediaan ruang kelas? Bagaimana dengan kebutuhan unit sekolah baru? Belum lagi soal mutu,” tandas politikus Golkar ini.

Kata dia, gratis memungkinkan anggaran tersedot besar untuk kebutuhan menutupi biaya yang harusnya secara gotong royong ditanggung masyarakat. Bagaimana sekolah bisa secara kreatif berinovasi meningkatkan mutu pendidikan lantaran gratis dan tak boleh ada keleluasaan sumbangan akan membuat sekolah terpaku pada mutu yang flat.
“Pertanyaannya, apakah bisa pemerintah menutupi kebutuhan sekolah secara ideal? Hemat saya ga mungkin. Kebutuhan kita bukan hanya pendidikan. Ada bidang lain yang tak kalah penting,” ujar Fitron.

Ia mengatakan, BOS dan bosda seharusnya hanya sebagai stimulan, sementara kebutuhan mutu dapat dibebankan kepada masyarakat sesuai dengan inovasi yang dilakukan sekolah. Apalagi, sekolah yang tahu kekuatan sumber daya manusia. “Sekolah berbeda-beda kualitas dan inovasinya. Tidak boleh dipaksa,” tandasnya.

Fitron menegaskan, larangan adanya kontribusi dari masyarakat tanpa solusi hanya akan membuat kepala sekolah patuh tapi dengan mengeluh. Sudah banyak masyarakat pendidikan yang mengeluhkan hal ini. Tapi siapa berani? Jangankan kepala sekolah mau melawan, menyampaikan pandangan ke gubernur saja pasti takut. “Pastilah mereka takut diganti. Situasi tanpa dialog seperti ini menjauhkan esensi pendidikan itu sendiri, pendidikan itu memerdekakan masyarakat pendidikan untuk berdialog,” ujarnya.

Kata dia, tanpa dialog bukan tradisi edukasi. Justru keunggulan edukasi itu adalah membuka ruang diskusi dan dialog. Ia mengaku, Komisi V pesimistis kebijakan ini bisa berjalan lantaran yang akan terancam adalah mutu pendidikan. “Untuk apa pendidikan tanpa mutu? Bahaya bagi anak anak kita yang akan menghadapi dunia yang makin kompetitif,” tandas Fitron.

Untuk itu, tambahnya, sikap Komisi V jelas yakni menolak kebijakan gubernur lantaran hingga hari ini Wahidin Halim dinilai tidak tegas. “Mana gubernur mencabut pergub terdahulu. Yang membolehkan sumbangan. Pergub (peraturan gubernur) lama tak dicabut, tapi instruksi dan ancaman diberlakukan. Buat dulu pergub larang sumbangan dengan tegas. Kan itu tidak dilakukan sama Pak Gubernur,” ujarnya. Artinya, Pergub yang ditanda tangan Gubernur Banten sebelumnya Rano Karno masih berlaku. “Masa, kebijakan hanya lisan?” ungkapnya.

Fitron menyarankan untuk membuat cluster, yakni pendidikan gratis hanya untuk yang miskin. “Yang miskin juga kita cluster. Ada yang miskin dengan gratis 30 persen, 50 persen, dan 100 persen,” terangnya.

Kabupaten kota menetapkan standar maksimum sumbangan. Misalnya, Kota Tangerang Selatan tentu beda dengan Kabupaten Lebak. Untuk menetapkan itu, lanjutnya, Gubernur harus membuat kajian dengan mengajak bicara kepala sekolah dengan saksama. “Hari gini bukan waktunya kebijakan itu berdasarkan selera, kebijakan tidak hanya boleh baik dan mulia niatnya. Tapi kebijakan itu harus terukur dan tepat tujuannya,” ujar Fitron.

Ia berharap, kebijakan tidak mengedepankan ego pribadi. “Kebijakan kalau sudah pokoknya itu susah. Ruang dialog tertutup rapat. Kita tidak akan menemukan formula yang tepat kalau begitu,” tuturnya. Komisi V terlalu berisiko harus menentang kebijakan ini. Hanya saja, kondisi lapangan mengharuskan pihaknya menyampaikan hal ini meskipun pahit lantaran ini soal masa depan. “Bukan kebijakan hari ini untuk hari ini, tapi kebijakan hari ini yang dampaknya di masa depan,” ujar Fitron. (Rostinah/RBG)

Tags: Pendidikan Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemkot Klaim Cilegon Ethnic Carnival jadi Magnet Baru Pariwisata

Next Post

Pekan ini Interchange Cikande Dioperasikan

Related Posts

Ilustrasi sekolah madrasah (iStock)
Berita Utama

Siswa Madrasah Penerima Program Sekolah Gratis Akan dapat Rp200 Ribu per Bulan

by Yusuf Permana
Senin, 8 Juni 2026 13:38

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Siswa Madrasah Aliyah yang masuk dalam Program Sekolah Gratis (PSG) Pemprov Banten akan menerima bantuan pendidikan sebesar...

Read moreDetails

Kanwil Kemenag Banten Mulai Data Madrasah Peserta Program Sekolah Gratis

Andra Soni Larang Titipan SPMB 2026, Kepala Sekolah Diminta Tolak Intervensi

Hardiknas, DPRD Banten: Kualitas Pendidikan Belum Merata

Masalah Data, Ribuan Sekolah di Banten Batal Diperbaiki Kemendikdasmen

Dindik Banten Batasi Penggunaan Ponsel Siswa, Sekolah di Lebak Bentuk Satgas

REACTION 4.0, Ajang Kompetisi Kebahasaan PP Al-Farhan Sukses Gaet 75 Peserta

PSI Perkuat Kinerja Anggota DPRD Banten, Fokus Kawal Anggaran Pendidikan

PGRI Lebak Berikan Dukungan terhadap Kepsek SMAN 1 Cimarga

Sekolah Rakyat di Tangsel Dimulai Pekan Ini, Siswa Langsung Jalani MPLS

Next Post
Interchange Cikande Rampung, Perusahaan Belum Lunasi Cost Sharing Rp 62 Miliar

Pekan ini Interchange Cikande Dioperasikan

Buruh Tegas Tolak Perpres Nomor 20/2018

Buruh Tegas Tolak Perpres Nomor 20/2018

Pebalap Banten Dominasi Drag Bike Open    

Pebalap Banten Dominasi Drag Bike Open   

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Piala Dunia 2026: Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang 1-1 RD Kongo

Piala Dunia 2026: Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang 1-1 RD Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 06:47
Lolos Seleksi, Calon Manajer KDMP di Lebak Ikut Pelatihan dan Retret

Lolos Seleksi, Calon Manajer KDMP di Lebak Ikut Pelatihan dan Retret

Kamis, 18 Juni 2026 06:36

Kepulangan 392 Jemaah Haji Kloter 12 JKB Disambut Sekda Kabupaten Tangerang

Rabu, 17 Juni 2026 17:48

KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas, Sudah Disimulasikan di Banten

Rabu, 17 Juni 2026 17:47

Kontingen Sepak Takraw Kabupaten Tangerang Borong Dua Medali Perunggu di POPDA Banten 2026

Rabu, 17 Juni 2026 17:30

Jalan Kenari Kota Serang Dibeton Sepanjang 517 Meter Pakai Dana CSR

Rabu, 17 Juni 2026 17:30
Piala Dunia 2026: Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang 1-1 RD Kongo

Piala Dunia 2026: Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang 1-1 RD Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 06:47
Lolos Seleksi, Calon Manajer KDMP di Lebak Ikut Pelatihan dan Retret

Lolos Seleksi, Calon Manajer KDMP di Lebak Ikut Pelatihan dan Retret

Kamis, 18 Juni 2026 06:36

Kepulangan 392 Jemaah Haji Kloter 12 JKB Disambut Sekda Kabupaten Tangerang

Rabu, 17 Juni 2026 17:48

KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas, Sudah Disimulasikan di Banten

Rabu, 17 Juni 2026 17:47

Kontingen Sepak Takraw Kabupaten Tangerang Borong Dua Medali Perunggu di POPDA Banten 2026

Rabu, 17 Juni 2026 17:30

Jalan Kenari Kota Serang Dibeton Sepanjang 517 Meter Pakai Dana CSR

Rabu, 17 Juni 2026 17:30

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Piala Dunia 2026: Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang 1-1 RD Kongo

Piala Dunia 2026: Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang 1-1 RD Kongo

by Nurabidin
Kamis, 18 Juni 2026 06:47

Cristiano Ronaldo dihadang tiga pemain RD Kongo. Laga ini berakhir imbang 1-1. (Foto: fpf)

Lolos Seleksi, Calon Manajer KDMP di Lebak Ikut Pelatihan dan Retret

Lolos Seleksi, Calon Manajer KDMP di Lebak Ikut Pelatihan dan Retret

by Nurabidin
Kamis, 18 Juni 2026 06:36

Plt Kepala Dinkop Lebak, Imam Suangsa.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak