• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Pemkot Cilegon Belum Siap Hadapi Bencana Besar

Redaksi by Redaksi
Rabu, 3 Oktober 2018 10:08
in Berita Utama, Pemerintahan
Pemkot Cilegon Belum Siap Hadapi Bencana Besar

CILEGON – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi menyadari bahwa Pemkot Cilegon belum siap menghadapi bencana besar seperti gempa dan tsunami yang terjadi di Donggala dan Palu, Sulteng. Sarana prasarana penyelamatan belum cukup termasuk sistem antisipasi kebencanaan.

Ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/10), Edi menjelaskan, ancaman bencana selalu ada di Kota Cilegon. Kondisi alam Kota Cilegon yang dekat dengan laut dan juga Gunung Anak Krakatau membuat ancaman itu sangat nyata.

RelatedPosts

Pemkab Pandeglang Tambah Anggaran Rp 100 Miliar untuk Bangun Jalan

Pemkab Pandeglang Tambah Anggaran Rp 100 Miliar untuk Bangun Jalan

Rabu, 7 Oktober 2026 20:45
BPBD Kabupaten Tangerang Catat 469 Kejadian Darurat Selama September 2026, Kebakaran Masih Mendominasi

BPBD Kabupaten Tangerang Catat 469 Kejadian Darurat Selama September 2026, Kebakaran Masih Mendominasi

Rabu, 7 Oktober 2026 20:38
Bansos Banten 2027 Dipastikan Naik, Sekolah Gratis Swasta Terus Bertambah

Bansos Banten 2027 Dipastikan Naik, Sekolah Gratis Swasta Terus Bertambah

Rabu, 7 Oktober 2026 20:20
Belanja Pegawai Pemprov Banten Nyaris 30 Persen dari APBD, Pemprov Siapkan Efisiensi

Belanja Pegawai Pemprov Banten Nyaris 30 Persen dari APBD, Pemprov Siapkan Efisiensi

Rabu, 7 Oktober 2026 20:09

Edi mengakui, kesiapsiagaan pemerintah menyikapi ancaman amukan alam masih kurang. Misalnya, sistem peringatan dini atau early warning system kebencanaan dalam keadaan tidak berfungsi. Alat yang diletakkan di tengah laut itu malah ada yang hilang. “Deteksi gelombang itu kan enggak ada, early warning system itu dulu katanya dipasang satu katanya hilang, kita nanti biar dicek lagi ada enggak gitu,” papar Edi.

Selain sistem peringatan dini bencana yang tidak berfungsi, peralatan di BPBD Kota Cilegon juga belum cukup. BPBD Kota Cilegon hanya memiliki beberapa peralatan kebencanaan seperti perahu karet dan tenda untuk posko pengungsian. “Anggaran kebencanaan ada, tapi tidak terlalu besar karena terbatas juga kan anggarannya,” kata Edi.

Akan tetapi, menurut Edi, dengan segala keterbatasan itu kesiapsiagaan bencana terus digalakkan Pemkot Cilegon bersama sejumlah stakeholders seperti TNI, kepolisian, Basarnas, dan elemen masyarakat. Menurutnya, sosialisasi kesiapsiagaan bencana serta apel bersama kerap digelar.

Menyinggung industri di Kota Cilegon yang didominasi kimia, menurut Edi, berdasarkan informasi yang diterima dari pihak industri, konstruksi pabrik kuat menahan guncangan gempa hingga 8 skala Richter. “Selama tidak di atas 8 skala Richter katanya sih aman, semoga saja itu benar,” kata Edi.

Di Kota Cilegon sudah ada jalur evakuasi untuk mengantisipasi kemungkinan bencana. Sosialisasi berkaitan dengan jalur evakuasi itu terus dilakukan. Namun, Edi mengakui Kota Cilegon belum memilik shelter.

Kepala BPBD Kota Cilegon Rasmi Widyandi mengakui sistem peringatan dini bencana yang terpasang di perairan Kota Cilegon tidak berfungsi. Senada dengan Edi, anggaran menjadi alasan BPBD Kota Cilegon tidak memperbaiki sistem itu atau menggantinya dengan yang baru.

“Itu mahal karena bukan sekadar membenarkan alat saja, tapi harus terkoneksi ke BMKG. Itu kan sistemnya tersambung ke BMKG, nanti BMKG memberikan informasi ke sini,” ujarnya.

Barang-barang kebencanaan yang dimiliki BPBD Kota Cilegon beberapa di antaranya perahu karet, tenda posko yang mampu menampung 100 orang sebanyak 12 unit, dan tenda keluarga yang mampu menampung sepuluh orang sebanyak 20 unit.

Tak Sebabkan Tsunami

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau tidak menyebabkan tsunami. Aktivitas gunung berapi yang terletak di Selat Sunda itu masih berada di level II atau waspada.

Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau PVMBG Deny Mardiono mengatakan, aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau masih tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan masih terekamnya gempa tremor secara terus-menerus. “Rekomendasi PVMBG masyarakat tidak boleh mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius dua kilometer dari kawah,” katanya kepada Radar Banten melalui sambungan telepon seluler, Selasa (2/10).

Berdasarkan hasil laporan tim PMVBG, kegempaan pada Gunung Anak Krakatau terjadi meliputi letusan sebanyak 53 kali sehari dengan amplitudo 40 sampai 50 milimeter dan durasi 31 sampai 276 detik.

Deny mengimbau masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung untuk tenang. Jangan termakan isu erupsi Anak Krakatau menyebabkan tsunami. “Harap beraktivitas seperti biasa dan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat,” ujarnya.

Deny juga memastikan wilayah Pantai Anyar-Carita dan sekitarnya masih aman dari letusan Gunung Anak Krakatau. Soalnya, jarak dari Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka ke gunung Anak Krakatau, yakni 42 kilometer atau tidak dalam jarak berbahaya.

Terkait fenomena gunung Anak Krakatau mengeluarkan lava pijar, Deny tidak menampik kejadian itu. Menurutnya, lava pijar hanya terjadi di sekitar Gunung Anak Krakatau saja. “Setiap gunung meletus pasti mengeluarkan lava pijar. Tidak perlu khawatir karena jarak ke Pasauran 42 kilometer (dari Gunung Anak Krakatau-red) mungkin kalau dari Serang atau Cilegon lebih jauh lagi,” pungkasnya. (Bayu M-Rozak/RBG)

Tags: Pemkot Cilegon
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kasus Teror Bom: Wisnu Pinjam Ponsel Napi Lain

Next Post

Pelamar Calon ASN Baru 284 Ribu Orang

Next Post
Tes CPNS 2018: Passing Grade SKD Honorer K2 Minimal 260

Pelamar Calon ASN Baru 284 Ribu Orang

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Pusat, Pemprov Banten Alihkan Anggaran untuk Pembangunan

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Pusat, Pemprov Banten Alihkan Anggaran untuk Pembangunan

Rabu, 7 Oktober 2026 06:30
Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Beroperasi Normal Mulai Desember 2026

Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Beroperasi Normal Mulai Desember 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 09:16
Stasiun Cipocok Jaya Berpotensi Kembali Beroperasi Seiring Elektrifikasi Rangkasbitung-Merak

Stasiun Cipocok Jaya Berpotensi Kembali Beroperasi Seiring Elektrifikasi Rangkasbitung-Merak

Minggu, 4 Oktober 2026 10:33
Kebakaran Pengadilan Tinggi Agama Banten

Kebakaran Hebat Melanda Pengadilan Tinggi Agama Banten, Satu Pegawai Terjebak Kobaran Api

Rabu, 7 Oktober 2026 13:39
Kapolda Banten Hendra Kurniawan

Jabat Kapolda Banten, Irjen Pol Hendra Kurniawan Harapkan Dukungan Semua Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 11:15
Benyamin Lantik 55 PNS Baru

Benyamin Davnie Lantik 55 PNS Baru di Lingkungan Pemkot Tangerang Selatan

Rabu, 7 Oktober 2026 12:41
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkab Pandeglang Tambah Anggaran Rp 100 Miliar untuk Bangun Jalan

Pemkab Pandeglang Tambah Anggaran Rp 100 Miliar untuk Bangun Jalan

by Purnama Irawan
Rabu, 7 Oktober 2026 20:45
0

Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, memantau langsung pembangunan jalan Kadomas–Banjar.

Cegah Kekerasan pada Perempuan dan Anak, Pemdes Kebonratu Beri Penyuluhan

Cegah Kekerasan pada Perempuan dan Anak, Pemdes Kebonratu Beri Penyuluhan

by Abdul Rozak
Rabu, 7 Oktober 2026 20:41
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Kebonratu, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang, melakukan penyuluhan perlindungan anak dan perempuan. Penyuluhan itu...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.