SERANG-Mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di sebuah minimarket di Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang, dibobol maling. Aksi pencurian yang diduga terjadi pada Rabu (15/9) dinihari, itu menyebabkan uang tunai Rp304 juta raib.
Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, kasus pencurian tersebut baru diketahui pada Kamis (16/9) pagi sekira 06.30 WIB. Seorang pegawai yang baru saja masuk ke dalam minimarket mendapati mesin ATM milik BUMN itu sudah dibobol.
Pelaku membobol mesin ATM tersebut menggunakan mesin las. Barang bukti sebuah tabung gas LPG dan tabung oksigen ditinggalkan pelaku di lokasi. “Ada tabung gas LPG ukuran 3 kilogram yang ditinggalkan di lokasi kejadian,” ujar Maruli.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga pelaku masuk ke dalam minimarket dengan cara menjebol atap minimarket. “Atap minimarket dilubangi seperti di las, kemudian eternit jebol. Pelaku kemungkinan naik ke atap minimarket menggunakan tangga, kemudian menjebol eternit,” kata Maruli didampingi Kapolsek Serang Komisaris Polisi (Kompol) Bambang Wibisono.
Dikatakan Maruli, pihaknya sampai saat ini masih melakukan proses penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku. Sejumlah saksi baik dari pegawai minimarket dan perwakilan bank telah dimintai keterangan. “Sudah beberapa orang yang kita periksa, saat ini masih proses penyelidikan,” tutur alumnus Akpol 2002 tersebut. (fam/nda).











