PANDEGLANG – Warga Kampung Cinyurup, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Pandeglang sebagai besar bermatapencaharian sebagai petani. Seperti petani yang tergabung dalam Koperasi Pamatang Kembang Mandiri (PKM).
Mereka yang membudidayakan umbi sente ini memiliki risko dalam pekerjaannya, seperti terkena cangkul atau kored saat membersihkan kebun. Atau bahkan digigit ular.
Sadar akan risiko tersebut, Ketua Koperasi Konsumen Pamatang Kembang Mandiri (PMK) Hendra Pranova mengundang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang untuk memberikan penjelasan tentang manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK pada acara pelantikan pengurus koperasi.
Bertempat di sebuah ruang kelas SDN 6 Juhut, pengurus dan anggota Koperasi PMK berkumpul untuk mendapatkan penjelasan tentang perlindungan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan apabila mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia.
Hendra mengkaui BPJS Ketenagakerjaan suatu kebutuhan bagi petani karena petani rentan dan memiliki risiko kecelakaan kerja. “Jika sudah terkaver, bukan berarti mengharapkan bahaya, tapi jaga-jaga. BPJS Ketenagakerjaan itu memberikan perlindungan terhadap kecelakaan kerja di kebun. Misalnya, kalau suatu waktu terkena pacul atau kored, petani jadi lebih tenang karena ada yang membantu pengobatannya,” kata Hendra, Jumat.
Hendra menyebutkan, anggota koperasi saat ini lebih dari seratus orang. Di luar anggota koperasi, lanjut dia, akan diajak untuk masuk BPJS Ketenagakerjaan. “Tidak hanya untuk petani sente saja, juga petani lainnya karena menjadi kebutuhan mereka juga,” ungkap Hendra.











