Mengutip laporan E-Conomy SEA 2021 yang dikeluarkan Google, Temasek, dan Bain Company, disebut ada peralihan gaya hidup konsumen, termasuk dalam layanan pesan-antar makanan. Dalam laporan tersebut, disebutkan sejak pandemi melanda, pengguna yang menggunakan layanan digital rata-rata 3,6 lebih banyak dibanding sebelum pandemi.
Selain itu, laporan yang sama juga menyatakan sebanyak 72 persen responden menilai layanan pesan-antar makanan mempermudah aktivitas sehari-hari. Sebanyak 41 persen menyatakan penggunaan layanan pesan-antar makanan menjadi bagian dari rutinitasnya.
Melihat tingginya tren pesan-antar makanan, GoFood, layanan pesan-antar makanan dari Gojek kembali menghadirkan GoFoodieland pada 9-28 November 2021. Melalui festival daring tersebut, GoFood akan melibatkan sebanyak 30 ribu mitra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di bidang kuliner. Kegiatan ini hadir di sembilan kota, yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Jogjakarta, Semarang, Solo, Medan, Bali, Palembang.
Global Head Marketing GoFood Ichmeralda Rahman menyebut, GoFoodieland merupakan bagian dari gerakan #BangkitBersama untuk mendukung mitra UMKM lokal terus tumbuh di tengah pandemi Covid-19. “Di GoFood, kami terus mencari cara baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan layanan pesan-antar makanan online. Melalui GoFoodieland, pelanggan tidak hanya dapat mengakses puluhan ribu ragam kuliner nikmat, tapi mereka juga dapat merasakan serunya menjelajah kuliner di tengah suasana festival melalui sejumlah aktivitas seru yang menghibur,” ujarnya pada jumpa pers secara daring, Selasa (16/11), sebagaimana diberitakan JawaPos.com.











