SERANG – Dari delapan kabupaten/kota di Banten, masih ada dua daerah yang menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten untuk menuntaskan janji politik Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. Dua daerah itu yakni Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang yang ditargetkan bebas malaria.
Kepala Dinkes Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengatakan, saat ini memang sudah tidak ditemukan lagi kasus malaria di dua daerah tersebut. “Nihil kasus, tapi ada indikator yang harus dicapai, dua tahun tidak ada kasus malaria,” ujar Ati.
Kata dia, dalam tiga setengah bulan belakangan ini, pihaknya tidak berbicara Covid-19. Di saat kasus Covid-19 sedang melandai, pihaknya melakukan penanganan kesehatan lainnya. Ditarget RPJMD 2021, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang ditargetkan eliminasi malaria karena belum terbebas malaria.
Walaupun nihil kasus, Ati mengatakan, pihaknya harus tetap menjaga dua daerah itu karena masih ada spot tertentu di suatu pulau yang berpotensi terjadi malaria. Diharapkan sampai pada penilaian yang dilakukan WHO dan Kementerian Kesehatan nanti, nihil kasus ini masih bisa terjaga. “Kami targetkan dan berkonsentrasi untuk malaria,” tuturnya.
Sedangkan, untuk kabupaten/kota lain di Banten, ia mengatakan, tidak ditemukan kasus malaria. Hanya kasus relaps yang dalam ukuran indikator tertentu tidak dikatakan kejadian luar biasa. (*)











