Diusulkan Menjadi 280 Ton Per Hari
SERANG-Volume pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPAS Cilowong diusulkan turun menjadi 280 ton per hari dari 400 ton per hari. Usulan ini terungkap saat evaluasi Pemkot Serang melakukan evaluasi kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemkot Tangsel.
Diketahui, sejak 1 Januari 2022 TPAS Cilowong tak lagi menerima sampah dari wilayah Kota Tangsel. Kini, Pemkot Serang melalui Tim Kerja Sama Daerah (TKSD) melakukan evaluasi kerja sama tersebut. Pengiriman dilakukan kembali setelah evaluasi rampung dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kembali antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang dan DLH Kota Tangsel.
Kepala DLH Kota Serang Farach Richi mengatakan, Pemkot Tangsel telah memberikan gambaran pengurangan volume sampah yang dikirim ke TPAS Cilowong. “Dari Tangsel sendiri menyampaikan bahwa akan ada pengurangan volume sampah yang tadinya 400 ton menjadi 280 ton per hari,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (11/1).
Kata Farach, apabila pengurangan terjadi dilakukan, secara otomatis berpengaruh terhadap retribusi yang diterima oleh Pemkor Serang. Untuk itu, pihaknya belum bisa mengambil keputusan terkait kelanjutan kerja sama itu. “Usulannya memang belum resmi. Tapi itu kami juga sedang menunggu dari Dinas Lingkungan Hidup Tangsel bagaimana jelasnya,” katanya.
“Pengurangan tonase apakah karena ada tempat pembuangan lain, saya enggak tahu. Yang jelas itu bisa ditanya ke Pemkot Tangsel,” tambah Farach.
Saat ini, kelanjutan kerja sama tersebut masih tahap evaluasi. DLH akan melakukan sosialisasi kembali ke masyarakat, termasuk usulan DLH Pemkot Tangsel. “Jadi, ini kita kaji dari berbagai aspek, pertama aspek sosial kemasyarakatan, aspek hukum dan ini pernah kita sampaikan juga ke TKSD,” katanya.











