SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sudah pertengahan tahun, tetapi realisasi belanja daerah Provinsi Banten baru 34,08 persen. Berdasarkan APBD Provinsi Banten tahun anggaran 2022, belanja daerah mencapai Rp11,22 triliun. Dengan begitu, realisasinya baru Rp3,84 triliun.
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, realisasi belanja daerah Banten sudah melebihi rata-rata nasional provinsi. “Rata-rata nasional provinsi itu 27 persen. Kita sudah di atas itu,” ujar Al, kemarin.
Kata Al, realisasi belanja daerah itu berkaitan dengan progres kerja yang dilakukan pihak ketiga. Biasanya, pembayaran atau penagihan dilakukan di triwulan III dan IV. “Sedang berproses,” tegas Al yang juga menjabat sebagai Sekda Provinsi Banten ini.
Ia mengaku tak ada kendala yang berarti terkait dengan penyerapan anggaran tahun ini. “Kalaupun ada sesuatu di proses lelang yang masih proses ulang, tinjauan administratif,” ujar mantan Widyaiswara Ahli Utama di Kementerian Dalam Negeri ini.
Seperti diketahui, belanja daerah Provinsi Banten tahun anggaran 2022 ini mencapai Rp11,22 triliun. Jumlah itu terdiri dari belanja operasi Rp6,16 triliun, belanja modal Rp2,07 triliun, belanja tidak terduga Rp84,43 miliar, dan belanja transfer Rp2,9 triliun. Sedangkan pendapatan daerah yang tercantum dalam APBD Provinsi Banten tahun anggaran 2022 sebesar Rp10,64 triliun yang terdiri dari pendapatan asli daerah Rp7,79 triliun, pendapatan transfer Rp2,84 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp6,2 miliar.











