Untuk pendapatan daerah, Al mengaku realisasinya sudah mencapai 41,43 persen. “Realisasi pendapatan sudah tinggi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, realisasi belanja daerah bulan ini di tahun ini sama dengan di bulan yang sama tahun lalu. “Hampir sama (dengan tahun lalu-red),” ujarnya.
Rina memaparkan, ada beberapa OPD yang serapan anggarannya masih di bawah 20 persen. Di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 8,11 persen, Dinas Perindustrian dan Perdagangan 17,38 persen, Dinas Pariwisata 18,25 persen, dan Dinas Sosial 19,59 persen.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengaku paket pekerjaan fisik sebagian besar masih dalam proses tender. “Dan pengadaan lahan masih tahapan pengukuran oleh BPN (Badan Pertanahan Nasional-red),” ujarnya.
Arlan mengatakan, total belanja di Dinas PUPR sebesar Rp960 miliar. “Status saat ini progres keuangan 8,14 persen dan fisik 10,13 persen. Insyaallah tidak ada hambatan berarti,” pungkasnya. (nna/alt)











