PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 36 puskesmas di Kabupaten Pandeglang mendapatkan tambahan alat kesehatan (alkes) baru dari Pemkab Pandeglang.
Penambahan alkes merupakan upaya Pemkab Pandeglang melalui puskesmas dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Pandeglang.
Adapun alkes baru yang didapatkan puskesmas berupa alat kesehatan USG,
Telemedicine dan Atropometri.
Bupati Pandeglang Irna Narulita
mengatakan, bahwasannya penyerahan bantuan alat kesehatan
untuk 36 Puskesmas sebagai bentuk komitmen Pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pelayanan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Selain untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Pemkab Pandeglang berkomitmen untuk
menyelesaikan permasalahan stunting,” katanya di UPT Puskesmas
Kecamatan Cimanuk, Rabu (5/10) sore.
Irna mengakui, kasus stunting di Kabupaten Pandeglang cukup tinggi. Oleh karena itu alkes disebar dipusat
pelayanan kesehatan seperti Puskesmas dan Posyandu.
“Sehingga kesehatan anak-anak bisa
terpantau mulai dari berat badan, tinggi badan dan lain sebagainya. Diharapkan bantuan alkes ini mampu meningkatkan derajat kesehatan serta mampu
menurunkan angka stunting di Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Raden Dewi Setiani
mengungkapkan, bahwasannya sebanyak 36 UPT puskesmas mendapatkan bantuan alkes baru.
“Alkes berupa USG, Telemedicine dan Atropometri. Selain itu ada juga pemberian bantuan kendaraan operasional dinas roda dua sebanyak 5
unit,” katanya.
Sebanyak lima unit kendaraan untuk operasional Puskesmas Saketi, Pagelaran, Sindangresmi, Munjul dan Puskesmas Cisata. Harapannya bisa memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat.
“Adanya bantuan alkes ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan secara optimal. Serta mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
Pandeglang,” katanya.
Sementara itu Anggota DPR RI Rizki Natakusumah turut, prihatin atas tingginya angka stunting Kabupaten Pandeglang.
“Sehingga dibutuhkan upaya lebih keras lagi untuk mengurunkan angka stunting di Kabupaten Pandeglang. Kita sampaikan 3 dari setiap 10 anak atau 37 persen setiap anak bukan angka statistik tapi ini manusia yang ke depan mungkin ia punya kesempatan menjadi Bupati Pandeglang,” katanya.
Reporter: Purnama
Editor: A Rozak











