CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Penyakit tidak menular (PTM), seperti hipertensi, diabetes melitus, jantung, gagal ginjal dan lainnya menjadi penyebab kematian terbanyak di Kota Cilegon.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Febrinaldo di sela kegiatan pertemuan lintas sektor dalam pengendalian PTM yang dilaksanakan di Ballroom Greenotel Cilegon, Rabu, 7 Desember 2022.
“Penyakit tidak menular itu banyak menyebabkan kematian karena harus berobat secara rutin dan teratur seperti hipertensi, diabetes meletus dan penyakit-penyakit yang lainnya,” ungkap Febri.
Lanjut Febri, dengan menjadi faktor tertinggi penyebab kematian, pihaknya melakukan pertemuan lintas sektor untuk diberikan pemahaman terkait penyakit tidak menular sehingga diharapkan dapat menyosialisasikan kembali ke masyarakat guna meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang PTM.
“Ini penting kita sampaikan, karena PTM ini adalah penyebab kematian terbanyak,” ujarnya.
Selain sosialisasi, kata Febri, pihaknya juga sudah melakukan screening terkait penyakit hipertensi dan diabetes dengan menyasar untuk penyakit hipertensi target 103.000 orang. Sedangkan penyakit diabetes tertentu menyasar sebanyak 8.800 orang.
“Untuk penyakit hipertensi yang sudah kita screening sebanyak 71.000. Adapun untuk diabetes sudah kita screening sebanyak 8.400. Jadi sudah 95 persen kita lakukan screening untuk diabetes tertentu,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar bisa mengelola stress karena stress dapat memicu terjadinya penyakit tidak menular seperti hipertensi diabetes.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk melakukan pola hidup sehat seperti diet, istirahat yang cukup dan rajin berolahraga serta hindari merokok.
Sementara itu, Pemegang Program PTM dan Hipertensi dan DM Usia Produktif pada Dinkes Kota Cilegon, Babay Kurniawati berharap, adanya kegiatan ini semua peserta dari lintas sektor tersebut dapat mengetahui terkait PTM sehingga bisa diterapkan di tempat kerjanya masing-masing.
“Karena penyakit tidak menular ini semakin hari ini semakin meningkat. Jadi sekarang lebih mudah terkena penyakit ditambah banyaknya makanan minuman instan serta kurangnya aktivitas berolahraga sehingga itu bisa memicu timbulnya penyakit tidak menular,” pungkasnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: M Widodo










