TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel Mursinah menganggapi dingin terkait belum ada satupun venue standar untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026.
Mursinah meminta pertanyaan itu disampaikan langsung ke Walikota Tangsel Benyamin Davnie.
“Nanti, nanti. Saya tidak mau bicara dulu. Nanti biar pak Walikota saja yang bicara. Minta waktu ke beliau,” ujarnya ditemui usai memimpin rapat di Gedung 1 Lantai 3A, Puspemkot Tangsel, Selasa 3 Januari 2023.
Usai menjawab pertanyaan itu, Mursinah langsung bergegas menuji lift.
Kota Tangsel dipastikan menjadi tuan rumah Porprov Banten ke-VII 2026. Namun, hingga kini belum ada satupun venue atau lapangan olahraga berstandar nasional yang dibangun Dispora Tangsel.
Hal ini dibenarkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel Hamka Handaru. Menurut Hamka, sampai saat ini persiapan untuk membangun venue berstandar baru sebatas rapat koordinasi antara Dispora sebagai leading sektor dengan dinas terkait.
“Dispora Tangsel dan dinas terkait (baru) mulai maping. Sampai sekarang belum ada venue yang dibangun dan berstandar,” ujarnya, Senin 2 Januari 2022.
Hamka berharap, pembangunan venue berstandar jelang Porprov VII Banten dapat dibangun secepatnya, sehingga para atlet bisa memanfaatkan venue untuk berlatih sebelum benar-benar bertanding.
Informasi yang dihimpun RADARBANTEN.CO.ID, Pemkot Tangsel dinilai separuh hati menjadi tuan rumah Porprov VII Banten. Pasalnya, memasuki tahun 2023 belum ada upaya konkret dalam membangun venue untuk pertandingan Porprov.
“Padahal kita menjadi tuan rumah Porprov dengan menyelenggarakan 47 cabang olahraga, yang seluruhnya harus disiapkan. Tidak main-main ya. Kalau Pemkot Tangsel tidak serius, ya kita bisa tidak jadi tuan rumah,” ucap sumber RADARBANTEN.CO.ID, Senin 2 Januari 2022.
Menurut sumber tersebut, seharusnya Dispora Tangsel sudah harus buat kajian untuk membangun venue Porprov di tahun ini. Namun, sampai saat ini belum ada pembahasan detail menyangkut pembangunan venue.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agus Priwandono










